Gaya HidupKebugaranKesehatan

Bahaya Berat Badan Turun Drastis

berat badan turun drastis

Berat badan tubuh yang ideal dengan tinggi badanmu itu sangat baik untuk kesehatan tubuh. Untuk mendapatkan tubuh yang ideal, ada banyak usaha yang dapat kamu lakukan. Yang paling utama adalah menurunkan berat badan. Ini kasusnya kalau berat badanmu itu termasuk berat badan yang berlebih ya. Biasanya kamu akan berusaha untuk diet dengan memilih-milih makanan dan menjaga pola makan. 

Baca Juga:

Sebagian orang lagi, lebih senang berat badan turun tanpa usaha apapun. Ya, pasti rasanya sangat menyenangkan, tapi kamu harus hati-hati. Jika berat badanmu turun sekitar 5 kg atau 5% dari berat badan awalmu, selama kurun waktu 6 sampai 12 bulan, itu perlu diwaspadai. Apalagi jika kamu tidak melakukan diet apapun.

Apa saja penyebab berat badan turun drastis? Yuk simak ulasannya bersama Okadoc Indonesia di bawah ini!

Penyebab Berat Badan Turun Drastis

berat badan turun drastis

1. Stres atau depresi

Stres atau depresi jelas dapat mengganggu kesehatan tubuh. Ketika kesehatan tubuh terganggu, hal pertama yang dapat terlihat adalah turunnya berat badanmu. Memang biasanya ketika stres atau depresi melanda, kamu merasa lelah, kemudian nafsu makan menurun. Jika ini terjadi, tolong jangan didiamkan ya. Jangan malu, lebih baik konsultasikan kesehatan mentalmu dengan ahlinya.

2. Gangguan makan

Berat badan turun drastis juga dapat disebabkan oleh gangguan pola makan, misalnya anoreksia atau bulimia. Walaupun sudah makan, kamu akan memuntahkannya kembali. Tidak heran kalau selanjutnya berat badanmu itu turun. Ini juga sebenarnya gangguan kesehatan mental, yang sebaiknya konsultasikan dengan psikolog ya.

3. Gangguan hormon

Gangguan hormon juga dapat menyebabkan berat badan turun drastis. Katakanlah hormon hipotiroidisme yang diproduksi secara berlebih dalam tubuh. Atau hormon-hormon lain yang tinggi karena kamu terserang penyakit diabetes. Pada kondisi seperti ini, konsultasi dengan dokter adalah cara yang terbaik.

4. Penyakit kronis

Penyakit kronis dapat menyebabkan berat badan turun drastis. Alasannya jelas, karena terjadi gangguan pada kerja sistem dan organ dalam tubuhmu. Misalnya ada kerusakan organ pada bagian ginjal, jantung, ataupun hati. Ada juga penyakit autoimun atau penyakit obstruktif kronis yang dapat menyebabkan berat badanmu turun. Kamu yang mengalami penyakit ini, lagi-lagi mengalami kehilangan nafsu makan.

5. Penyakit saluran cerna

Berat badan turun juga dapat disebabkan beberapa penyakit di bagian saluran cerna. Salah satunya gangguan pada bagian usus. Gangguan ini dapat menyebabkan berat badan turun drastis antara lain tukak lambung, penyakit radang usus, dan pankreatitis. Atau bisa juga masalah dalam penyerapan nutrisi, seperti serangan penyakit celiac. Kamu tetap makan dengan jumlah yang normal, tapi berat badanmu justru hanya turun.

6. Penyakit gigi dan mulut

Perlu kamu ketahui, penyakit yang menyerang gigi dan mulut juga bisa berpengaruh pada berat badan. Misalnya sakit gigi, gusi, atau sekedar sariawan. Walaupun memang berat badan dapat menurun secara tidak langsung. Prosesnya sederhana, saat gigi dan mulut terasa sakit, bisa jadi nafsu makanmu menurun. Karena lebih sulit untuk mengunyah dan menelan makanan dibandingkan hari-hari biasanya.

7. Kanker

Penyakit lain yang tidak kalah serius adalah penyakit kanker. Hampir semua jenis kanker yang menyerang tubuhmu, akan membuat berat badan turun drastis. Bahkan kondisi ini bisa menjadi salah satu gejala kanker. Biasanya ini terjadi untuk jenis kanker limfoma, leukemia, kanker pankreas, kanker usus besar, kanker payudara, kanker ovarium, atau kanker paru-paru.

8. Infeksi

Selain karena serangan penyakit, berat badan turun juga bisa terjadi karena infeksi dari bakteri, virus, ataupun parasit. Kasusnya sama seperti penyakit, infeksi juga mengganggu kesehatan tubuhmu. Yang kalau didiamkan saja, tubuh akan cenderung menguras tenaga dan mengurangi bobot tubuhmu. Beberapa infeksi yang bisa menyerang tubuhmu adalah tuberkulosis, cacingan, ataupun HIV/ AIDS.

9. Efek samping obat-obatan

Ketika kamu sakit, kamu mungkin perlu mengonsumsi obat-obatan tertentu. Ada beberapa obat yang mempengaruhi berat badan, jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Kondisi ini dapat terjadi, misalnya efek samping obat yang membuat kamu mual dan turun nafsu makannya. Atau ada juga jenis pengobatan lain yang memberikan efek serupa, seperti kemoterapi.

Efek dari Berat Badan Turun Drastis

berat badan turun drastis

Itu tadi beberapa penyebab berat badan yang turun drastis. Lalu apakah ini berbahaya? Tentu ada resiko bagi kesehatan jika berat badanmu itu turun. Beberapa efek dari berat badan yang turun drastis, di antaranya:

1. Metabolisme Tubuh Melambat

Berat badan yang menurun karena asupan makan sedikit, akan mengganggu metabolisme tubuh. Metabolisme ini menentukan kecepatan tubuh menggunakan kalori yang tersedia. Saat-saat seperti ini, metabolisme tubuhmu akan cenderung melambat.

Di masa selanjutnya, ketika kamu ingin membakar kalori dengan cepat, kamu akan kesulitan. Hal ini dikarenakan tubuh sudah terbiasa lambat saat membakar kalori. Artinya ketika berat badan kembali normal, ada resiko menggemuk karena kalori lama terbakar.

2. Kehilangan Massa Otot

Ketika berat badan turun drastis, belum tentu yang hilang itu kalori. Orang yang sedang diet biasanya mengharapkan itu. Kenyataannya ada resiko kamu kehilangan massa otot dalam tubuhmu. Saat itu terjadi artinya semakin kecil massa otot, semakin lambat juga kerja metabolisme tubuh. Kembali ke penjelasan sebelumnya, kalori juga semakin lama dibakar.

3. Kulit Menjadi Kendur

Berat badan yang turun secara drastis akan membuat kulit tampak kendur atau bergelambir. Terutama di sekitar perut, kaki, dan lengan. Ini dikarenakan kulit kehilangan elastisitasnya secara mendadak. Kulit yang mengendur ini mungkin akan membuat penampilan tampak luar tidak semenarik sebelumnya.

Setelah mengetahui berbagai bahaya berat badan turun drastis, semoga kamu dapat menjaga kesehatan dengan lebih baik ya. Diet boleh, tapi jangan berlebihan. Langsing oke, tapi perhatikan penyebab turunnya berat badanmu ya. 

Related posts
Bayi & Anak-AnakIbu & BayiKesehatan

7 Teether Alami untuk Bayi yang Tumbuh Gigi

Kesehatan

Perbedaan Cardiac Arrest dan Serangan Jantung yang Harus Kamu Tahu

Diet & NutrisiGaya Hidup

Dada Ayam vs Paha Ayam, Mana yang Lebih Baik untuk Menu Diet?

Kesehatan

Ini 10 Tanda Jika Kamu Butuh Me Time