Diet & NutrisiGaya Hidup

Cara Efektif Konsumsi Pisang untuk Diet

Pisang untuk Diet

Mengonsumsi buah segar hingga saat ini masih menjadi pilihan banyak orang untuk menurunkan berat badan. Salah satunya adalah pisang, yang mengandung serat, karbohidrat serta kaya akan vitamin B6, vitamin C dan mineral lain yang dibutuhkan tubuh.

Baca Juga:

Jika kamu mulai menggunakan pisang untuk diet, kamu perlu tahu bahwa dalam satu pisang berukuran sedang terkandung sekitar 105 kalori dan serat 3,1 gram. Tingginya serat yang ada di dalam pisang, membuat kita merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, pisang juga mengandung potasium yang mampu menjaga kesehatan jantung serta memberi efek menenangkan dan menurunkan stres.

Manfaat Pisang untuk Diet

Pisang untuk Diet

Sebelum memulai diet menggunakan buah yang mudah kita jumpai ini, ada beberapa manfaat pisang yang perlu kamu perhatikan agar sesuai dengan kebutuhanmu saat diet. Selain itu, rutin mengonsumsi pisang dapat memberi segudang manfaat bagi organ dalam hingga tulangmu.

Berikut beberapa manfaat pisang untuk diet dan kesehatan:

  • Baik untuk pencernaan karena banyak mengandung serat. Kandungan pektin dalam pisang juga membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi sembelit. Untuk menjaga kesehatan pencernaan, sebaiknya konsumsi pisang yang belum terlalu matang.
  • Dapat mencegah kambuhnya penyakit maag karena memberikan efek seperti antasida dan mengurangi risiko kanker lambung.
  • Selain memberi efek menenangkan, potasium di dalam pisang dapat menurunkan tekanan darah, menurunkan risiko penyakit jantung, hingga menjaga kesehatan ginjal.
  • Pisang memiliki prebiotik fructooligosaccharide, yang membantu tubuh menyerap nutrisi seperti kalsium. Sedangkan potasium membantu mencegah hilangnya kalsium dalam tubuh, sehingga baik untuk kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
  • Mengonsumsi pisang setelah berolahraga adalah cara terbaik untuk mengembalikan energi pada tubuh. Serat dan karbohidrat di dalamnya juga mampu menunda lapar.
  • Diet menjadi lebih menyenangkan dengan pisang. Adanya senyawa asam amino triptofan pada pisang, membantu menghasilkan serotonin yang membuat mood lebih stabil.

Meski dikenal sebagai buah yang baik dan sering dikonsumsi oleh para atlet, buah ini ternyata juga patut diwaspadai karena justru akan menggagalkan dietmu jika dimakan berlebihan. Banyak yang asal-asalan mengonsumsi pisang serta buah segar lainnya dalam jumlah banyak karena menganggap buah adalah makanan sehat.

Padahal, kamu juga perlu memperhatikan kandungan gula dan kalori yang ada di dalam buah. Untuk mendapatkan tubuh yang ideal, kamu bisa mencoba Morning Banana Diet (MBD) yang dikenalkan oleh pasangan asal Jepang, Sumiko dan Hitoshi Watanabe.

Sumiko yang bekerja sebagai seorang ahli farmasi di Osaka, membuatkan sebuah metode diet untuk suaminya yang mengalami kegemukan. Dibandingkan jenis diet lain yang tergolong rumit dan menggunakan banyak bahan, MBD hanya bergantung pada buah pisang.

Diet yang dijalani oleh Hitoshi ternyata berhasil mengurangi bobot tubuhnya hingga 18 kilogram. Sungguh menarik untuk dicoba kan?

Mengenal Morning Banana Diet

Pisang untuk Diet

Salah satu alasan mengapa kamu perlu mencoba diet yang popular di Jepang ini karena pisang begitu mudah ditemukan dan tergolong murah. Sesuai dengan namanya, diet ini mengutamakan pisang sebagai satu-satunya makanan yang harus dimakan saat sarapan yang dilengkapi dengan minum air hangat.

Untuk memulai MBD, harus diingat bahwa jenis pisang untuk diet yang paling baik adalah pisang Cavendish yang tidak terlalu matang. Pisang yang terlalu matang tidak dianjurkan untuk diet karena mengandung lebih banyak gula yang mencapai 16% dari total beratnya.

Pisang dapat membantu menurunkan berat badan karena banyak mengandung karbohidrat yang tak larut atau resistant starch. Karbohidrat ini lebih banyak dimiliki oleh pisang yang tidak begitu matang, bahkan beberapa ahli menyarankan diet menggunakan pisang yang masih hijau. Sedangkan pada pisang yang matang, jumlah resistant starch hanya sekitar 1% karena telah berubah menjadi gula.

Poin utama yang ditekankan Watanabe lewat MBD adalah menggunakan pisang untuk diet dengan memperhatikan tingkat lapar dan kenyangmu, serta makan malam sebelum jam delapan. Banyak orang menyukai metode ini karena tidak menggunakan aturan ketat dalam menghitung kalori dan jenis asupan yang dimakan.

Kamu bisa tetap mengonsumsi apa yang biasa dimakan saat makan siang dan makan malam, namun harus berhenti sebelum kekenyangan (sekitar 80%) dan lewatkan dessert di malam hari. Tak ketinggalan, diet ini juga menekankan pentingnya kualitas tidur dan menghindari begadang.

Pisang untuk Diet

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk diet pisang ala Watanabe:

  • Sarapan dengan 2-4 buah pisang segar ukuran sedang yang tidak terlalu matang. Minumlah juga air hangat bertemperatur ruangan dengan perlahan dan rileks. Diet ini sesungguhnya tidak membatasi jumlah pisang yang bisa dikonsumsi di pagi hari. Kamu bisa menambahkan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan. Hal yang perlu diingat adalah pisang tidak boleh dibekukan atau direbus, dan berhentilah makan sebelum merasa kekenyangan. Watanabe juga menyarankan agar mengonsumsi pisang yang masih agak hijau, karena mengandung resistant starch lebih banyak.
  • Karena pisang yang dikonsumsi belum terlalu matang, maka tekstur pisang lebih keras dan kering. Sehingga dianjurkan untuk mengunyah pisang dengan perlahan hingga halus. Makan dan minumlah dengan perlahan, supaya kamu bisa mengontrol jumlah yang masuk dalam tubuh serta mengoptimalkan fungsi pencernaan dalam menyerap nutrisi.
  • Diet ini memperbolehkan makan apa saja untuk siang dan malam, namun lebih direkomendasikan memilih menu-menu ala Jepang untuk hasil yang lebih cepat. Terutama nasi di siang hari dengan sedikit makanan pendamping/lauk. Diet ini bahkan memperbolehkan kamu untuk menambah semangkuk nasi jika masih lapar.
  • Apabila kamu tidak menyukai menu ala Jepang, kamu bisa memilih menu kesukaanmu dan berhentilah makan sebelum kekenyangan. Makan dalam jumlah sedikit justru tidak disarankan karena akan memancing rasa lapar dan keinginan untuk ngemil.
  • Ganti minum anda dengan air putih hangat, penuhi sesuai kebutuhan tubuh. Diet ini tidak menyuruhmu minum dalam jumlah tertentu, kamu hanya perlu menyesuaikan dengan suhu, keadaan tubuh, tingkatan olahraga dan stress. Yang perlu dilakukan adalah minum air hangat secara konstan dan teratur, serta menghindari minum air dingin dan es. Watanabe selalu mengutamakan kenyamanan tubuh, sehingga tidak mengatur jumlah yang mampu memicu stress jika kita tidak memenuhinya.
  • Biasakan makan malam sebelum jam 8, serta perbanyak sayur. Penyebab utama kegemukan adalah jam makan yang terlalu malam. Hal ini karena perut masih bekerja untuk mencerna makanan di saat kita tidur. Keadaan tersebut juga menyebabkan kualitas tidur yang buruk karena tubuh tidak mampu mengembalikan energi seperti semula. Akibatnya kamu akan bangun dengan rasa lelah dan membuat tubuh rentan gemuk.
  • Watanabe menyarankan makan pada jam 6 sebagai waktu terbaik dan hindari makanan pencuci mulut setelah makan. Mengeliminasi dessert setelah makan dapat menghindarkan tubuh dari tingginya kadar gula dalam darah. Sedangkan makanan manis hanya boleh dikonsumsi pada saat waktu ngemil (snack time).
  • Keuntungan dari MBD ini adalah kamu masih bisa mengonsumsi camilan selagi diet. Watanabe menyarankan coklat dan manisan Jepang sebagai camilan, tapi kamu juga bisa menikmati camilan lain dengan catatan satu jenis per hari. Kamu juga harus mengucapkan selamat tinggal pada es krim dan produk berbahan baku susu lainnya selama diet. Supaya lebih sehat, mungkin kamu bisa mengonsumsi buah saat ngemil. Tapi ingat ya, satu jenis saja jangan dicampur-campur.
  • Diet ini bisa dibantu dengan rajin berjalan kaki setiap hari, namun tidak berlebihan agar tidak memicu stres. Watanabe menekankan pentingnya rileksasi dan kenyamanan tubuh. Berolahraga terlalu berat hanya akan membuat tubuh bekerja terlalu keras dan kelelahan. Intinya, jangan lakukan aktivitas yang menyiksa tubuh.
  • Istirahat dengan cukup dan jangan tidur terlalu malam. Proses diet tidak akan berjalan lancar jika kamu tidak belajar mengontrol jam tidurmu. Semakin tubuh mendapat kualitas tidur yang baik, maka tubuh akan semakin mudah bekerja untuk menurunkan bobotnya. Kamu juga bisa bangun lebih pagi dengan rasa bugar. Belajarlah untuk bangun tanpa bantuan alarm, karena terbiasa menggunakan alarm akan membuat tubuh merasakan stres di pagi hari.

Kesimpulannya, pola diet pisang yang diterapkan oleh Watanabe menekankan pada pentingnya menjaga kesehatan pikiran. Mengonsumsi makanan sehat tidak akan memberi manfaat optimal apabila kamu tidak merasa senang melakukannya.

Diet ini juga mengajarkan kamu untuk makan secukupnya dan jangan berlebihan, serta konsisten dalam menjalani diet. Ingat juga bahwa pisang untuk diet yang baik adalah pisang yang belum terlalu matang. Jangan sampai salah memilih pisang dan malah menggagalkan dietmu. Tertarik mencoba?

Related posts
Gaya HidupKebugaran

Olahraga dengan Barbel untuk Pemula

Diet & NutrisiKecantikanRambut

12 Makanan untuk Rambut Sehat

Diet & NutrisiGaya Hidup

Hati-hati Memilih Salad Sayur untuk Diet

Gaya HidupKebugaranWanita

8 Olahraga untuk Payudara Kencang Alami