Diet & NutrisiGaya Hidup

Pro Kontra Diet Garam: Bagaimana Konsumsi Garam yang Tepat?

pro kontra diet garam

Pro kontra diet garam telah lama mewarnai diskusi seputar nutrisi. Banyak yang berpendapat bahwa garam memiliki dampak buruk yang semestinya dihindari. Di sisi lain, banyak juga yang menyebut bahwa garam tidak seberbahaya itu. Perdebatan ini menjadi menarik karena garam sendiri merupakan salah satu bumbu yang banyak digunakan di dalam masakan mana pun di seluruh dunia.

Baca Juga:

Di Indonesia, bahkan ada ungkapan “bagai sayur kurang garam” sebagai cara menggambarkan sesuatu yang tidak lengkap. Memang garam termasuk salah satu bumbu dapur yang paling banyak digunakan saat memasak. Namun, apakah benar garam perlu dihindari?

Garam sendiri dibentuk oleh sodium dan klorida. Sodium ini komponen yang perlu kita waspadai, sebab dapat berefek buruk pada kesehatan bila dikonsumsi secara tidak tepat. Kamu perlu mengatur berapa banyak sodium yang kamu konsumsi setiap harinya. Para dokter merekomendasikan tak lebih dari 6 gram per hari, atau seukuran satu sendok teh.

Pro Kontra Garam

pro kontra diet garam

Lalu, apa sajakah pro dan kontra seputar garam yang diperdebatkan selama ini. Berikut Okadoc punya penjabarannya.

Pro

  • Meningkatkan kesehatan jantung

Garam laut, khususnya, mengandung mineral-mineral yang baik untuk mencegah penyakit jantung. Salah satu manfaat lainnya adalah menyeimbangkan tekanan darah. Namun, yang perlu kamu ingat, dalam urusan sehat atau tidak, tiap jenis garam sangatlah berbeda-beda. Garam laut terbilang lebih menyehatkan dibanding jenis lainnya.

  • Mencegah dehidrasi

Untuk memastikan organ tubuhmu berfungsi dengan baik, diperlukan kadar elektrolit yang cukup. Elektrolit sendiri terdiri dari magnesium, potasium, kalsium, dan sodium. Semuanya ada pada garam. Kandungan-kandungan ini yang menjaga agar tubuh kita tidak dehidrasi, khususnya saat melakukan aktivitas berat.

  • Mencegah diabetes

Garam bermanfaat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Tanpa garam, kemampuan tubuh untuk membakar glukosa akan menurun. Efeknya, tubuh menjadi rentan akan penyakit diabetes tipe 2. Maka dari itu, garam dibutuhkan agar fungsi metabolisme tubuh tidak terganggu.

  • Mengatasi keram otot

Aktivitas tubuh yang berat bisa menimbulkan kelelahan yang parah, dan apabila itu terjadi kamu berpeluang mengalami keram otot dan akhirnya rawan cedera. Dalam situasi seperti ini, tubuhmu sangat membutuhkan air dan elektrolit. Seperti yang sudah dijelaskan, elektrolit banyak ditemukan di dalam garam.

  • Meningkatkan kualitas tidur

Konsumsi garam yang cukup, apalagi menjelang waktu tidur, dapat mencegah lapar dan haus tengah malam. Hasilnya, tidurmu pun tidak akan terganggu. Selain itu, takaran garam yang tepat pada makanan sehari-hari juga dapat menurunkan kadar stres yang notabene penghambat tidur nyenyak.

Kontra

  • Batu ginjal

Garam bisa merangsang ginjal melepaskan kalsium lebih banyak ke dalam urin. Kalsium dan fosfor lah yang kemudian membentuk batu ginjal. Penyakit ini ditandai dengan gejala nyeri pada bagian bawah perut.

  • Sakit jantung dan hipertensi

Jika timbunan sisa garam tidak disingkirkan dari dalam tubuh, tekanan darah akan meningkat dan jantung dipaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah. Tekanan pada arteri lantas bisa menimbulkan hipertensi. Jika dibiarkan, tubuh akan terkena risiko sakit jantung dan stroke.

  • Komplikasi gangguan fisik dan mental

Meskipun garam bisa mereduksi stres dan mencegah dehidrasi, konsumsi berlebihan justru akan berdampak sebaliknya. Terlalu banyak mengonsumsi garam, misalnya, bisa membuatmu mual, pusing, dan lesu. Selain itu, hanya mengonsumsi garam tanpa minum air juga malah akan menambah risiko dehidrasi. Jadi, sebaiknya seimbangkan dengan minum air putih yang banyak tiap kali kamu mengonsumsi garam dalam jumlah banyak.

Berapa Batas Konsumsi Garam yang Baik?

pro kontra diet garam

Satu sendok teh garam mengandung 2,325 mg sodium. Usahakan jangan mengonsumsi lebih banyak garam dari ukuran ini dalam satu hari. Bagaimana cara mengontrolnya? Pilihlah menu makanan dengan bijak. Jika memungkinkan, saat memesan makanan di luar, pesanlah kepada yang memasak untuk mengurangi kadar garam di masakan tersebut.

Kamu juga sebaiknya menghindari makanan cepat saji. Yang paling aman, buatlah makananmu sendiri. Dengan begitu, kamu bisa mengatur jumlah garamnya. Bukan hanya itu. Kamu pun dapat menyesuaikan kombinasi rasa yang lebih seimbang apabila porsi garamnya dikurangi.

Siapa yang Sebaiknya Diet Garam?

pro kontra diet garam

Ada beberapa penyakit yang membuat seseorang benar-benar harus berhati-hati terhadap konsumsi garam. Apa saja? Berikut beberapa contohnya:

1. Tekanan darah tinggi

Kamu yang bertekanan darah lebih dari 130/80 sebaiknya jangan makan garam terlalu banyak. Bantulah kerja jantungmu memompa darah lebih lancar dengan diet garam. Penyakit ini umumnya diderita oleh orang-orang berusia lanjut, tapi tidak menutup kemungkinan gaya hidup yang salah membuat orang-orang yang masih muda mengalaminya pula. Jadi, sebaiknya, mulai perhatikan asupan makananmu.

2. Gangguan ginjal

Jika kamu memiliki riwayat penyakit ginjal, seperti batu ginjal, waspadailah konsumsi garammu. Hindari makanan-makanan kalengan yang biasanya memiliki jumlah garam yang tinggi. Selain itu, kamu juga perlu meminum banyak air putih untuk menyeimbangkan kadar garam di dalam tubuhmu.

Pada akhirnya, pro kontra diet garam bukan berarti kamu harus benar-benar berhenti mengonsumsi garam. Tanpa garam, tubuhmu akan kehilangan banyak mineral penting. Tanpa garam pula, aktivitas sehari-harimu akan terganggu.

Jika kamu hendak memulai diet garam, berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter atau ahli gizi. Cari tahu sebanyak-banyaknya mengenai manfaat dan risiko garam. Ada baiknya juga, kamu memulai diet garam secara bertahap. Jangan langsung meniadakan garam di dalam menu makanmu. Mulailah dengan menguranginya sedikit demi sedikit. Semoga bermanfaat!

Related posts
Diet & NutrisiGaya Hidup

Dada Ayam vs Paha Ayam, Mana yang Lebih Baik untuk Menu Diet?

Diet & NutrisiGaya Hidup

12 Pilihan Snack Sehat untuk Penderita Diabetes

Diet & NutrisiGaya Hidup

10 Minuman Detoks yang Enak dan Bermanfaat bagi Tubuh

Gaya HidupKebugaran

6 Olahraga Untuk Memperbaiki Postur Badan Bungkuk