Diet & NutrisiGaya Hidup

Bermanfaatkah Yogurt untuk Diet?

Konsumsi yogurt untuk diet sudah sejak lama menjadi pembahasan di kalangan masyarakat maupun praktisi kesehatan. Beberapa pihak menyepakati bahwa yogurt memang ampuh membantu program diet. Namun, di sisi lain, ada juga orang-orang yang menekankan perlunya mewaspadai tingkat konsumsi yogurt saat sedang menjalani diet.

Baca Juga:

Maraknya yogurt kemasan yang bisa ditemukan dengan mudah juga menjadi sorotan para ahli gizi. Pasalnya, produk-produk yogurt kemasan ini seringkali mengandung pemanis buatan yang kadar gulanya tinggi atau bahkan bahan pengawet berbahaya.

Untuk mendapatkan manfaat yogurt secara maksimal untuk program dietmu, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.

Kandungan Gizi di dalam Yogurt

yogurt untuk diet

Yogurt merupakan produk fermentasi susu yang dikenal menyehatkan bagi tubuh manusia. Fermentasi ini terjadi berkat pencampuran bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus ke dalam susu. Bakteri ini berfungsi untuk menghasilkan asam laktat yang akhirnya memberi tekstur lebih kental dan rasa lebih asam.

Berhubung bahan dasarnya susu, yogurt memiliki nutrisi yang mirip seperti yang ada pada susu, antara lain protein, kalsium, vitamin, dan mineral. Namun, banyak ahli yang berpendapat kandungan nutrisi tersebut lebih banyak ditemukan di dalam yogurt daripada di dalam susu.

Makanya, konsumsi yogurt setiap hari dengan porsi yang pas diyakini dapat mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan pencernaan, hingga mencegah osteoporosis.

Pertanyaannya, apakah yogurt bisa menurunkan berat badan?

Manfaat Yogurt untuk Program Diet

yogurt untuk diet

International Journal of Obesity pernah memuat sebuah hasil penelitian yang dilakukan kepada pengidap obesitas dewasa di Amerika. Hasilnya, mereka yang menambahkan yogurt bebas lemak tiga kali sehari ke menu diet rendah kalori mampu menurunkan berat badan dan kadar lemak 22% dan 61% lebih banyak ketimbang yang tidak. Selain itu, para responden yang mengonsumsi yogurt rendah lemak juga terbukti mampu menjaga masa ototnya.

Bukan hanya itu. Sebagaimana yang dilansir oleh Vogue, nutrisionis Amerika, Michael Zemel, mengatakan bahwa lemak memproduksi hormon kortisol yang meningkatkan nafsu makan. Kalsium yang ada pada yogurt dapat mendorong sel-sel tubuh untuk mengurangi kadar kortisol tersebut. Jadi, mereka yang mengkonsumsi yogurt biasanya memiliki nafsu makan yang lebih terkontrol.

Dari dua penelitian ini terlihat bahwa yogurt memang terbukti bisa membantu program diet. Akan tetapi, kamu harus tetap memperhatikan pola konsumsi dan pilihan produknya. Cara konsumsi dan pilihan produk yogurt yang salah justru bisa menggagalkan program dietmu.

Yogurt yang Cocok untuk Diet

yogurt untuk diet

Dalam memilih yogurt untuk diet, kamu perlu memperhatikan beberapa hal, salah satu yang utama adalah kadar gula. Sebelum membeli, cek terlebih dahulu di kemasan jumlah kadar gula di dalamnya. Sebaiknya kamu memilih yang kadar proteinnya lebih tinggi dari kadar gulanya. Rasanya yang tawar mungkin tak seenak yogurt yang memiliki rasa, tapi yogurt jenis ini jauh lebih baik untuk dietmu.

Selain protein, pilih juga yogurt yang kaya akan kalsium. Kalsium bukan hanya bagus untuk diet, tetapi juga baik untuk menguatkan tulang.

Jangan lupa memperhatikan kadar lemaknya. Yogurt yang cocok untuk diet memiliki kadar lemak rendah, antara 0,5-2%. Beberapa produk mengklaim dirinya yogurt tanpa lemak. Sebaiknya kamu berhati-hati dengan produk seperti ini. Biasanya, produk yogurt yang mengaku tanpa lemak menggunakan gelatin atau perisa buatan untuk menambah kekentalan dan cita rasa.

Pola Konsumsi Yogurt yang Tepat

yogurt untuk diet

Sekarang kamu sudah tahu produk yogurt seperti apa yang harus kamu pilih. Selanjutnya, bagaimana cara terbaik mengkonsumsinya?

Yang pertama mesti kamu ingat, beberapa orang merasakan efek samping setelah mengkonsumsi yogurt, misalnya diare, mual, sakit perut, sampai peradangan pada kulit. Artinya, belum tentu semua orang cocok mengkonsumsi yogurt. Makanya, kamu harus mengenal reaksi tubuhmu terhadap beberapa kandungan yang ada pada yogurt.

Apabila kamu ingin memaksimalkan manfaat yogurt untuk diet, kamu dapat menjadikannya cemilan yang kamu nikmati di antara dua waktu makan. Dengan demikian, perutmu yang sudah terisi akan lebih siap menampung rasa asam pada yogurt.

Akan tetapi, banyak juga yang lebih senang mengkonsumsi yogurt saat sarapan. Tidak ada salahnya untuk dicoba, asalkan kamu tidak berlebihan dengan porsinya. Sebagai pelengkap, kamu bisa menambahkan buah-buahan atau kacang-kacangan pada yogurtmu.

Ingin yang praktis dibawa? Buat saja smoothies dengan cara mencampurkan yogurt dengan es dan buah segar. Blender semuanya bersama-sama dan tuang ke dalam tempat minummu.

Yogurt juga enak disajikan beku, hitung-hitung pengganti es krim. Caranya mudah. Kamu bisa langsung menyimpannya di freezer atau jadikan smoothies dulu baru dibekukan.

Kalau kamu sedang iseng bereksperimen dengan resep diet, yogurt pun bisa jadi tambahan yang fleksibel ke berbagai menu. Contohnya, kamu bisa menjadikan yogurt selai di atas roti gandum. Atau, oleskan yogurt di atas kue sebagai pengganti krim gula.

Cara Keliru Mengonsumsi Yogurt untuk Diet

yogurt untuk diet

Jika tadi kamu telah memahami pola mengkonsumsi yogurt yang baik, kini kamu harus mencermati beberapa kesalahan dalam mengkonsumsi yogurt untuk diet. Ingat, jika tidak hati-hati, konsumsi yogurt yang tidak tepat bukannya membantu menurunkan berat badan, malah justru membuatnya naik!

Apa saja cara konsumsi yogurt yang keliru?

  • Konsumsi yang berlebihan. Ini kerap terjadi pada mereka yang ketagihan dengan yogurt. Seenak apa pun rasanya di lidah, kamu perlu membatasi jumlah yang dikonsumsi per hari. Usahakan untuk tidak mengonsumsi yogurt lebih dari tiga kali sehari.
  • Menambahkan terlalu banyak pelengkap pada yogurt. Ini biasa terjadi pada mereka yang ingin coba-coba dengan rasa. Demi mendapatkan rasa yang enak, orang kerap kali memasukkan banyak tambahan ke dalam menu yogurt mereka. Alhasil, yogurt yang semestinya simpel menjadi penuh topping. Masalahnya bukan cuma di situ. Ada juga yang menambah topping tidak ramah diet, seperti cokelat, gula, ataupun krim. Kalau kamu melakukan ini, yogurtmu bukannya akan membantu dietmu, tapi justru merusaknya.

Jadi, kalau kamu ingin merasakan manfaat yogurt untuk diet, perhatikan juga cara menikmatinya dan jenis yogurt yang kamu pilih. Semoga bermanfaat!

Related posts
Gaya HidupKebugaran

Olahraga dengan Barbel untuk Pemula

Diet & NutrisiKecantikanRambut

12 Makanan untuk Rambut Sehat

Diet & NutrisiGaya Hidup

Hati-hati Memilih Salad Sayur untuk Diet

Gaya HidupKebugaranWanita

8 Olahraga untuk Payudara Kencang Alami