KecantikanKulit

7 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

cara menghilangkan bopeng

Bopeng di wajah menjadi masalah yang sering mengganggu karena tampilannya yang sangat jelas, apalagi dilihat dari jarak dekat. Penyebab bopeng atau scar permanen akibat jerawat kebanyakan muncul karena jerawat yang meradang hingga ke lapisan dalam kulit. 

Lapisan kulit di dalam ikut rusak saat jerawat pecah, membuat jaringan kulit yang sehat ikut terluka dan menimbulkan “kawah” di wajah. Meski pada akhirnya tubuh memproduksi kolagen untuk memperbaiki lapisan kulit. Namun umumnya luka yang sembuh tetap membentuk bopeng. 

Baca Juga:

Beberapa jenis jerawat inflamasi menjadi penyebab utama terjadinya bekas jerawat permanen seperti bopeng. Apalagi jenis jerawat seperti jerawat nodular-cystic yang tidak segera diobati. Hal ini semakin buruk jika kamu memiliki kebiasaan buruk seperti memencet jerawat atau secara genetik kamu termasuk yang mudah memiliki jerawat.

Macam-Macam Bopeng (Scar Permanen Bekas Jerawat) 

cara menghilangkan bopeng

Ada banyak macam bekas jerawat permanen yang bisa muncul di wajah. Kamu mungkin hanya mendengar istilah bopeng untuk menggeneralisir beberapa macam bentuk dan kedalaman bekas jerawat ini. Beberapa istilah medis yang perlu kamu ketahui tentang bekas luka di wajah adalah:

1. Scar Atropik 

Bekas luka atropik ini muncul sebagai akibat dari proses regenerasi jaringan yang kurang sempurna. Sehingga terdapat ketidakseimbangan pembentukan lapisan di kulit. Bekas luka atropik ini secara fisik terlihat menjorok ke dalam lapisan kulit. Beberapa macam bekas luka atropik dilihat dari bentuknya ada tiga macam:

  • Boxcar Scar

Salah satu bekas luka atau scar akibat jerawat yang memiliki ciri-ciri seperti kawah di kulit dengan bentuk bulat atau lonjong. Umumnya berupa bekas jerawat yang bentuknya meruncing, lebih lebar daripada ice pick scar namun tidak selebar rolling scar. 

Bekas jerawat semacam ini tidak akan hilang dengan sendirinya dan hanya bisa dihilangkan dengan treatment medis khusus .Keefektifan prosedur tindakan untuk boxcar scar mencapai perbaikan kulit sebanyak 50 – 75%. Hasilnya, bekas bopeng ini akan terlihat hilang. 

  • Ice Pick Scars

Scar atropik jenis satu ini termasuk jenis bopeng yang dalam, kecil, dan sempit. Biasanya bekas jerawat ini disebabkan oleh jerawat yang parah seperti cyst dan papule yang ada di bagian pori-pori terdalam kulit. Ice pick scar termasuk bopeng yang sangat jelas terlihat karena dalamnya bekas jerawat 

  • Rolling Scar

Merupakan bekas jerawat tipe atropik yang lebar dan bisa membuat lapisan kulit tampak tidak seimbang. Biasanya banyak muncul di area pipi. 

2. Scar Hipertropik (Keloid) 

Scar hipertropik adalah salah satu jenis bekas jerawat yang menimbulkan penampilan yang sangat buruk, karena bentuknya yang menonjol. Keloid terjadi akibat terlalu banyak kolagen yang dihasilkan tubuh saat proses penyembuhan dan pembentukan jaringan kulit. Keloid umumnya muncul pada orang dengan kulit cenderung gelap.

Cara Menghilangkan Bopeng dengan Prosedur Medis

cara menghilangkan bopeng

Cara menghilangkan bopeng atau bekas jerawat tipe atropik seperti ice pick scar, boxcar scar, atau rolling scar bisa dilakukan dengan prosedur medis yang melibatkan tenaga kedokteran yang ahli di bidang kulit.

1. Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi merupakan prosedur menghilangkan lapisan paling atas dari epidermis. Dokter kulit akan membalurkan kristal-kristal kecil di seluruh permukaan kulit dan menggosoknya untuk meminimalkan bekas jerawat. Cara ini lumayan efektif dan minim efek samping. Meskipun begitu, cara ini tidak bisa digunakan untuk menghilangkan bopeng yang dalam.

Hasil dari mikrodermabrasi bervariasi antara satu orang dengan lainnya. Pastikan kamu berkonsultasi dulu dengan dokter kulit untuk mengetahui apakah prosedur menghilangkan bopeng dengan cara ini cocok untukmu atau tidak. 

2. Dermabrasi

Dermabrasi memiliki kemiripan teknik dengan mikrodermabrasi. Cara menghilangkan bekas jerawat atropik dengan dermabrasi dilakukan menggunakan mesin atau alat khusus untuk menghilangkan lapisan teratas dari kulit.

Dermabrasi membantu memperbaiki tekstur kulit yang tak rata akibat bopeng tipe boxcar yang dangkal. Sementara untuk treatment bekas jerawat yang dalam seperti ice pick scar kurang begitu efektif. Salah satu efek samping yang biasanya terjadi setelah menghilangkan bopeng dengan dermabrasi adalah kulit menjadi lebih sensitif saat terpapar sinar matahari, kulit menjadi kemerahan dan nyeri selama beberapa hari.

3. Fillers

Prosedur satu ini dilakukan dengan menyuntikkan filler ke bagian bawah kulit yang mengalami cekungan akibat bekas jerawat. Filler berfungsi menaikkan lapisan kulit kembali penuh setelah hilangnya jaringan akibat pecahnya jerawat. Efek samping filler adalah kemerahan, pembengkakan, nyeri, dan muncul benjolan.

Filler terdiri dari beberapa jenis:

  • Temporer. Filler yang sifatnya sementara, digunakan dalam waktu singkat hanya beberapa bulan saja. Filler temporer bisa membantu meningkatkan produksi kolagen serta memperbaiki kondisi bekas jerawat atau bopeng di wajah sehingga terlihat lebih samar. 
  • Semi-permanenFiller ini digunakan dalam waktu hingga 2 tahun. 
  • Permanen. Filler yang digunakan dalam jangka waktu lama. Saat ini belum diketahui secara pasti apakah filler permanen cukup efektif dalam memperbaiki kulit yang hilang atau bopeng. Prosedur klinis tentang filler permanen dan keefektifannya masih sedang diuji secara ilmiah. 

4. Chemical peeling

Menggunakan chemical peeling menjadi salah satu layanan yang banyak ditemui di klinik-klinik kecantikan. Prosedur peeling kimia dilakukan dengan memakai ramuan bahan kimia untuk mengelupas kulit muka bagian luar. Setelah kulit dikelupas dengan bahan tertentu, kulit baru yang sehat akan muncul menggantikan kulit lama yang rusak.

Chemical peeling harus dilakukan oleh dokter ahli dengan lisensi khusus untuk prosedur ini. Tidak semua klinik atau layanan spa memiliki terapis yang ahli seperti dokter kulit berlisensi. Sehingga kamu perlu berhati-hati sebelum memilih tempat untuk melakukan prosedur ini.

Efek samping peeling kimia adalah kulit menjadi kemerahan, sensitif, rasa nyeri di wajah, dan kulit yang mengelupas. Selain itu, peeling kimia juga bisa menyebabkan kulit berubah menjadi lebih cerah atau lebih gelap dari sebelumnya. Semakin dalam prosedur ini dilakukan, semakin besar efek samping yang kemungkinan dirasakan. 

Beberapa bahan yang dipakai untuk prosedur peeling kimia adalah:

  • Asam glikolat (Glycolic acid). Bahan ini banyak ditemukan pada susu, buah, dan gula. Asam glikolat biasa digunakan untuk kosmetik karena memiliki manfaat untuk meremajakan dan meregenerasi kulit. 
  • Trichloroacetic acid (TCA). TCA biasa digunakan untuk prosedur peeling dan relatif aman karena bahannya ringan. Meski begitu, kamu perlu melakukan peeling dengan TCA ini dengan pengawasan dokter kulit. Beberapa efek samping TCA bisa menyakitkan seperti kemerahan dan nyeri pada permukaan kulit. 

5. Laser

Terapi laser merupakan cara menghilangkan bopeng dengan teknologi kedokteran yang canggih. Prosedur ini harus dilakukan dokter ahli di klinik yang resmi, sehingga biayanya pun cukup mahal. 

Terapi laser menggunakan energi yang kuat untuk menghilangkan bekas jerawat di lokasi-lokasi yang menjadi target perawatan. Terapi ini memiliki hasil yang efektif dan jangka panjang.

Beberapa jenis terapi laser yang bisa kamu pilih antara lain:

  • Ablative laser. Terapi laser yang paling sering digunakan untuk menangani masalah bekas jerawat dan bopeng yang mengganggu. Terapi ini membantu kulit memproduksi kolagen dan memperbarui kulit sehingga bopeng bisa tersamarkan atau bahkan hilang. Efek samping terapi ini adalah: kulit terasa perih, kemerahan, kulit membengkak, gatal, dan melepuh.
  • Nonablative laser. Terapi ini membantu menstimulasi kolagen. Efek samping terapi ini cukup sedikit dibandingkan terapi ablative. Namun terapi ini kurang begitu efektif hasilnya. 

6. Microneedling

Microneedling merupakan prosedur perawatan dengan menggunakan alat khusus. Alat ini memiliki jarum kecil yang sangat banyak untuk melukai kulit wajah. 

Prosedur microneedling dilakukan dengan melukai permukaan wajah dengan alat berjarum tersebut sehingga kulit-kulit yang terluka tersebut akan mengalami proses penyembuhan. Proses penyembuhan kulit merangsang tubuh menghasilkan kolagen dan menghasilkan lapisan kulit baru. Hasilnya, bekas jerawat atau bopeng yang ada sebelumnya berkurang atau minimalnya tersamarkan. Efek samping microneedling adalah pembengkakan, wajah yang nyeri, dan kemerahan setelah prosedur.

7. Subcision

Subsicion adalah prosedur memisahkan permukaan luar kulit dari jaringan bekas jerawat di bawahnya. Caranya adalah dengan menggunakan jarum di bawah kulit dan menggerakkannya ke berbagai arah. Nantinya, dari kulit yang luka akan muncul kolagen dan mendorong bekas kawah tersebut naik ke atas dan meratakan kulit kembali seperti semula. Cara ini memiliki efek samping yaitu sakit sementara selama proses subcision berlangsung.

Itulah 7 cara prosedur medis untuk menghilangkan bopeng atau scar jerawat di kulit. Meski mungkin tidak bisa 100% mengembalikan kulit seperti semula, prosedur menggunakan teknologi kecantikan terkini menjadi pilihan paling rasional.

Perawatan kulit bekas jerawat dengan tipe scar atropik memerlukan waktu dan prosedur yang berulang kali untuk menghasilkan efek yang signifikan dalam membuat kulit tampak rata tanpa bekas. Oleh karenanya, perlu konsultasi intensif dengan dokter ahli kulit profesional terkait sebelum memulai prosedur apapun agar hasilnya maksimal sesuai yang kamu inginkan.

Perlu diingat, bahwa kamu bukan saja melihat dari segi keefektifan prosedur perawatan untuk menghilangkan bekas jerawat. Tetapi, kamu juga perlu berkonsultasi tentang risiko di balik prosedur menghilangkan bopeng ini untuk bahan pertimbangan. Karena bagaimanapun juga setiap orang tidak selalu memiliki hasil yang sama.

Related posts
KecantikanPriaRambut

Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Rontok pada Pria

KecantikanKulit

Ini Dia Tips Memilih Sabun Cuci Muka Untuk Kulit Kering

Kecantikan

Wajah Bengkak Saat Bangun Tidur? Mungkin Ini Alasannya!

KecantikanKulit

6 Manfaat Madu untuk Wajah