GigiKecantikan

Jenis Retainer Gigi dan Cara Merawatnya

Jenis Retainer Gigi

Jika kamu memiliki gigi yang susunannya kurang baik, alangkah baiknya kamu memasang kawat gigi guna merapikan gigimu. Nah, untuk mendapatkan susunan gigi yang proporsional, kita harus menjalani perawatan ortodontik.

Setelah perawatan ortodontik selesai, penggunaan retainer (penahan gigi) setelah kawat gigi adalah bagian yang sangat penting dari perawatan gigi. Retainer bisanya dibuat oleh dokter gigi atau dokter gigi umum yang melakukan perawatan ortodontik. Biasanya mereka akan mengambil cetakan dari yang gigi yang baru diluruskan dan akhirnya membuat retainer dari kawat  atau bahan akrilik.

Baca Juga:

Memakai retainer gigi tentu akan membuat kamu merasa aneh dan tidak nyaman karena ada sesuatu yang menggajal di mulut. Tapi kamu tidak perlu khawatir. Pastikan retainer yang kamu gunakan sudah sesuai dengan susunan gigi kamu. Kalau memang bentuknya tidak pas, lebih baik langsung bilang ke dokter.

Oh iya, selama beberapa waktu kamu akan beradaptasi dalam menggunakan retainer. Yang penting, kamu harus tetap percaya diri. Lama-lama juga terbiasa kok.

Jenis Retainer Gigi

Jenis Retainer Gigi

Secara garis besar, ada 2 macam retainer gigi yakni retainer tetap atau permanen dan retainer yang dapat dilepas.  Kedua macam retainer ini nantinya disesuaikan dengan keinginan individu masing-masing atau sesuai kasus yang dihadapi pasien.

1. Retainer Tetap

Jenis retainer tetap biasanya dipasang dengan kawat tipis yang dikenakan di bagian belakang enam gigi depan bawah. Dengan kata lain, retainer ini akan tetap berada di mulut kamu setiap hari. Ortodontis biasanya akan menyarankan mengganti retainer ini dengan retainer yang dapat dilepas setelah penggunaan selama 6 bulan atau setahun. 

Karena sudah menempel tetap di gigimu, maka tentunya kamu akan sulit membersihkan retainer berjenis ini. Kamu juga harus sudah siap dengan konsekuensinya. Kamu tidak bisa melepas retainer ini atau mau tidak mau kamu harus pakai setiap harinya selama 24 jam.  

Meski demikian, nyatanya retainer ini memberikan hasil terbaik karena kawat  akan menahan gigi yang baru diluruskan dengan formasi sempurna.Ya, karena permanen dan tidak mudah goyang, retainer ini berjenis ini akan menahan gigi kamu tanpa risiko goyang.  Kamu juga tidak perlu khawatir akan kehilangan retainer berjenis ini karena tidak mungkin hilang kecuali kalau retainer ini dicopot.

2. Retainer yang Dapat Dilepas

Jenis retainer yang dapat dilepas biasanya merupakan kombinasi dari kawat yang melintasi bagian depan gigi depan bawah atau atas. Bahannya biasaya terbuat dari kombinasi bahan akrilik dan kait (atau jepitan). Nantinya kawat akan dipasang di dalam dan sekitar gigi belakang untuk menahan retainer.

Karena dapat dilepas, jenis retainer ini memudahkan kamu untuk membersihkan gigi, tetapi pasien harus ingat untuk tetap memakainya setiap hari. Awalnya, dokter gigi  akan menyuruh kamu memakainya sepanjang hari dan sepanjang malam setidaknya selama tiga bulan. Jika tidak ada permasalah yang muncul, dokter akan memperbolehkan kamu memakai retainer di malam hari atau hanya beberapa jam di siang hari. 

Namun ada beberapa kelemahan jika kamu memakai retainer yang dapat dilepas ini. Retainer dapat hilang atau rusak bahkan dapat meleleh jika retainer terkena panas yang tinggi. Kamu juga harus meletakkan retainer di tempat yang tepat agar retainer kamu tidak dimakan oleh hewan peliharanmu.

Kebanyakan juga orang menaruh retainer di tisu atau kertas sehingga mudah terbuang. Kalau hilang, tentunya kamu harus mengeluarkan bujet untuk membeli retainer baru. Nah, supaya aman, lebih baik kamu juga membeli wadah pembungkus retainer sehingga retainer kamu tidak hilang.

Secara umum ada dua jenis retainer yang dapat dilepas.

  • Yang pertama adalah hawley retainer.  Retainer jenis ini terbuat dari kawat yang dapat ditekuk dan akrilik atau plastik. Kawat akan melewati bagian depan gigi kamu, dan akrilik dicetak agar pas di dalam mulut kamu. Retainer Hawley tersedia dalam berbagai macam warna dan gaya, sehingga kamu bisa memodifikasinya sesuai dengan keinginan dan gaya kamu. Bisa dibuat lebih berkilau juga lho, tinggal bilang saja ke dokternya. Ada beberapa keuntungan jika kamu menggunakan tipe hawley ini. Pertama, gigi atas dan bawah kamu dapat bertemu secara alami. Bahan ini juga mudah dibersihkan. Namun ada kekurangannya juga.  Retainer berbahan ini sangat dominan sehingga terlihat menonjol. Jadi kamu harus menyesuaikan pada pemakaian pertamanya. 
  • Selain hawley, ada juga yang namanya essix retainer. Jenis retainer ini terbuat dari plastik bening yang dibentuk dan menyerupai pelurus Invisalign. Orang-orang menyukai retainer jenis ini karena penampakan tidak terlalu menonjol ketimbang retainer Hawley. Namun ada kekurangann juga. Dengan retainer ini, gigi atas dan bawah kamu akan sulit bertemu secara alami. Maka dari itu ada beberapa ortodontis yang tidak menyukai retainer berjenis ini.  Retainer berjenis essix ini juga tidak memiliki umur yang panjang. Retainer akan cepat haus setelah beberapa tahun penggunaan dan harus diganti. 

Cara Perawatan Retainer Gigi

Jenis Retainer Gigi

Sebagian besar pasien tentu menginvestasikan banyak uang dalam perawatan ortodontik. Menggunakan retainer setelah kawat gigi adalah bagian penting dari perawatan dan dimaksudkan untuk memastikan senyum dan gigi kamu terlihat sempurna.

  • Apa pun jenis retainer yang kamu gunakan, tentunya kamu harus menjaganya tetap bersih. Selama dan setelah penggunaan jenis retainer ini, kamu harus tetap melakukan perawatan secara berkala agar kamu mendapatkan hasil yang optimal.
  • Kamu juga harus berkunjung ke dokter gigi secara rutin untuk memeriksakan apakah gigi berlubang dan membersihkan gigi yang sedang dlluruskan. Dokter gigi akan memeriksa bagian-bagian gigi di dalam dan di sekitar retainer untuk memastikan gigi berada di jalur yang benar dan juga agar gigi terlindung dari plak dan karang gigi.
  • Untuk retainer yang dapat dilepas, kamu tidak boleh menggunakan pasta gigi karena dapat membuat permukaan akrilik menjadi tumpul. Menggunakan pasti gigi juga dapat menyebabkan bakteri menempel pada retainer itu sendiri.
  • Untuk membersihkan retainer yang dapat dilepas ini, kamu dapat menggunakan pembersih gigi tiruan dengan bahan antibakter yang umum digunakan. Kamu juga dapat menggunakan cuka dan air untuk membantu membersihkan bakteri dari retainer. 

Retainer menjaga gigi kamu tetap di tempatnya setelah kawat gigi terlepas. Butuh hampir setahun untuk ligamen periodontal untuk memantapkan ke posisi baru mereka setelah kawat gigi kamu dilepas. Itu sebabnya kamu perlu mengenakan retainer persis seperti yang diarahkan oleh dokter gigi kamu. Jika kamu kendurkanl atau berhenti memakainya, gigi kamu bisa bergeser dan bengkok lagi, atau celah bisa terbuka.

Kebanyakan ortodontis memberi tahu pasien mereka untuk memakai retainer setiap hari selama beberapa bulan, dan kemudian memakainya hanya pada malam hari. Setelah beberapa tahun, kamu bisa mengurangi itu menjadi beberapa malam per minggu. Tapi jangan sampai kamu tidak memakainya sama sekali, karena nanti tiba-tiba ukurannya bisa berubah dan mungkin sudah tidak pas di mulut. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Related posts
KecantikanKulit

7 Masker Alami untuk Kulit Kering

Kecantikan

9 Tips Agar Bibir Tidak Hitam

KecantikanKulit

Serba-Serbi Memilih Skincare untuk Kulit Sensitif

GigiKesehatan

Mengenal 8 Spesialisasi Dokter Gigi Jika Ingin Periksa Gigi