KecantikanKulit

9 Mitos Sunscreen yang Sering Menyesatkan

Mitos Sunscreen

Apakah kamu gemar menggunakan sunscreen? Jika iya, tentu kamu sudah tahu dong, saat ini banyak sekali beredar mitos sunscreen yang kebenarannya masih menjadi perdebatan di masyarakat.

Sebagai penduduk negara tropis, banyak orang Indonesia yang menggunakan sunscreen atau tabir surya untuk melindungi kulitnya dari sengatan sinar matahari. Terlebih bagi para wanita, menjaga tampilan kulit agar tetap cerah dan putih bisa jadi sebuah kebutuhan.

Baca Juga:

Sunscreen sendiri merupakan sebuah produk perawatan kulit yang berfungsi menyaring paparan sinar ultraviolet (UVA dan UVB) terhadap kulit manusia. Kandungan yang terdapat di dalam sunscreen biasanya berupa SPF (Sun Protector Factor) dengan jumlah persentase yang bervariasi.

Oleh sebab itu, dengan menggunakan sunscreen kamu akan mengurangi risiko timbulnya keriput, garis halus tanda penuaan dini, flek hitam di wajah, hingga ancaman penyakit berbahaya seperti kanker kulit.

Setelah membaca penjabaran di atas, kini kamu sudah mengerti bukan manfaat tabir surya untuk perlindungan kulit sehari-hari? Apalagi buat kamu yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan. Kamu tidak perlu ragu ketika ingin menggunakan sunscreen, pasalnya tidak semua mitos sunscreen yang kamu dengar terbukti kebenarannya, seperti mitos-mitos berikut ini:

1. Sunscreen dan Sunblock Memiliki Manfaat yang Sama

Mitos Sunscreen

Nah, mitos sunscreen pertama yang sering kali menjadi kekeliruan di masyarakat adalah anggap bahwa sunscreen dan sunblock merupakan dua produk perawatan kulit yang sama.

Nyatanya, kandungan yang terdapat dalam sunscreen dan juga sunblock berbeda satu dengan lainnya, sehingga manfaat dan fungsi keduanya pun juga berbeda.

Pada awalnya, sunscreen hanya dibuat dengan bahan anti sinar UVA, sehingga perlindungan yang diberikan oleh produk ini cuma sebatas perlindungan ringan dari sinar matahari saja.

Berbeda dengan sunblock yang memiliki kandungan lebih lengkap, yakni berupa UVA dan UVB. Sehingga, sunblock dirasa lebih ampuh dalam menangkal kulit gosong atau menghitam akibat paparan sinar matahari.

Kendati demikian, saat ini sudah banyak kok produk sunscreen yang juga menawarkan kandungan anti sinar UVA dan UVB secara bersamaan, jadi pastikan kamu membaca kandungan produknya terlebih dahulu sebelum membeli sunscreen tersebut.

2. Semakin Tinggi Angka SPF, Maka Semakin Tinggi Pula Perlindungannya

Mitos Sunscreen

Apabila sebelumnya kamu percaya dengan mitos sunscreen ini, maka dengan berat hati kami ucapkan bahwa persepsi tersebut salah besar. Pasalnya, seberapa pun angka SPF dalam sebuah produk sunscreen, tidak ada jaminan bahwa produk tersebut bisa sangat ampuh melindungi kulitmu dari sinar UVA dan UVB.

Angka tinggi rendahnya SPF sebenarnya hanya berpengaruh pada berapa lama jangka waktu krim tersebut bekerja di kulit. Sehingga, jangan buru-buru membeli sebuah sunscreen hanya karena angka SPF-nya yang tinggi ya.

3. Menggunakan Sunscreen Hanya Ketika Berada di Luar Ruangan

Mitos Sunscreen

Meski sunscreen diperuntukan sebagai penangkal paparan sinar matahari ke kulit, namun bukan berarti manfaat pemakaian sunscreen jadi tidak terasa ketika kamu memakainya di dalam ruangan. Oleh karenanya, dapat dipastikan persepsi ini hanya mitos sunscreen belaka!

Sebab, sinar UVA yang dipancarkan oleh matahari ternyata bisa menembus hingga ke dalam pakaian, awan, ataupun kaca. Maka dari itu, penggunaan sunscreen di dalam ruangan tetap dibutuhkan.

Hanya saja, pakailah sunscreen dengan SPF yang lebih rendah ketika kamu sedang berada di dalam ruangan, seperti sunscreen dengan SPF 15.

4. Seseorang dengan Warna Kulit Gelap Tidak Membutuhkan Sunscreen

Mitos Sunscreen

Siapa bilang orang dengan jenis kulit gelap tidak membutuhkan sunscreen? Hal ini tentu sebuah mitos sunscreen yang sangat menyesatkan. Pasalnya, apapun jenis warna kulit seseorang, kita tetap membutuhkan sunscreen ketika beraktivitas sehari-hari.

Terlebih bagi orang dengan warna kulit gelap. Sebab, orang berkulit gelap biasanya lebih mudah terkena hyperpigmentation yang memicu timbulnya bintik-bintik hitam di kulit.

Oleh karena itu, meski warna kulitmu gelap jangan lupa menggunakan sunscreen, baik di dalam ruangan ataupun ketika berada di luar ruangan.

5. Menggunakan Sunscreen Bisa Menyebabkan Jerawat

Mitos Sunscreen

Tenang, mitos sunscreen yang satu ini tidak sepenuhnya benar kok, sebab tidak semua jenis sunscreen dapat mengakibatkan kulitmu jadi berjerawat. Beberapa kandungan sunscreen memang bisa memicu timbulnya jerawat di wajah, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif dan juga berminyak.

Agar terhindar dari masalah tersebut, ada baiknya kamu mencoba sunscreen dengan kandungan berbasis air atau water based, dan non-comedogenic. Selain lebih ringan, sunscreen berbasis air biasanya tidak akan menyumbat pori-pori kulit, yang notabenenya jadi penyebab jerawat.

6. Tidak Perlu Memakai Sunscreen Jika Sudah Menggunakan Makeup Mengandung SPF

Mitos Sunscreen

Mitos sunscreen yang satu ini sering kali diucapkan oleh para wanita. Mereka menganggap, bahwa dengan penggunaan makeup berkandungan SPF sudah cukup melindungi wajah dari sengatan sinar UVA dan UVB. Sorry girls, tapi persepsi tersebut tidak sepenuhnya benar.

Pasalnya, penambahan zat SPF pada makeup hanya diperuntukan sebagai perlindungan tambahan saja. Maka dari itu, pemakian sunscreen tetap dibutuhkan meski kamu sudah mengenakan makeup dengan kandungan SPF di dalamnya.

7. Menggunakan Sunscreen Dapat Menghambat Penyerapan Vitamin D dalam Tubuh

Mitos Sunscreen

Sumber vitamin D terbaik memang berasal dari matahari. Namun penggunaan sunscreen tidak semerta-merta menghentikanmu untuk mendapatkan manfaat dari matahari tersebut. Hal ini tentu menjadi sebuah mitos sunscreen yang keliru.

Pertama, kamu harus mengetahui terlebih dahulu, kapan sih sebenarnya matahari memancarkan sinarnya yang baik berupa vitamin D? Yakni, sebelum jam 8 pagi dengan durasi selama 30 menit.

Nah, jika kamu ingin tetap mendapatkan pancaran vitamin D yang bersumber dari matahari, kamu boleh keluar rumah tanpa menggunakan sunscreen dan berjemur di bawah terik matahari selama 30 menit, sebelum pukul 8 pagi.

8. Produk Sunscreen Semprot Sama Efektifnya dengan Lotion

Mitos Sunscreen

Sunscreen berbentuk spray atau semprot memang lebih ringan dan nyaman dipakai, namun akan jauh lebih efektif jika kamu menggunakan produk sunscreen yang berbentuk lotion.

Hal ini disebabkan, ketika kamu menggunakan sunscreen yang spray, kamu akan sulit untuk menakar apakah pengaplikasian sunscreen tersebut sudah sepenuhnya menutupi area kulitmu atau tidak.

Perlu digarisbawahi, menurut American Academy of Dermatology (ADD), pemakaian sunscreen yang paling efektif adalah dengan mengoleskan krim sunscreen kurang lebih sebanyak 30 mili liter ke seluruh area tubuh kita.

9. Jaminan Terhindar dari Ancaman Kanker Kulit

Mitos Sunscreen

Mitos sunscreen yang terakhir ini bukan hanya salah kaprah, namun juga sangat menyesatkan! Sebab, bisa dipastikan tidak ada satupun produk perawatan kulit yang berani menjamin penggunanya akan terhindar dari ancaman kanker kulit. Kalaupun ada, kebenaran dari klaim tersebut sangat patut dipertanyakan.

Pemakaian sunscreen sendiri hanya bersifat sebagai pencegahan, sekaligus mengurangi risiko terjadinya penyakit kanker kulit. Sedangkan kanker kulit sendiri bisa diakibatkan oleh banyak faktor, bukan hanya berasal dari paparan sinar matahari saja.

Jika kamu benar-benar ingin terhindar dari ancaman kanker kulit, ada baiknya kamu menghindari aktivitas di luar ruangan pada saat sinar matahari sedang terik-teriknya, yakni sekitar pukul 10 pagi hingga 2 siang. Kemudian, jangan lupa untuk memakai topi dan pakaian menutup tubuh sebagai perlindungan tambahan.Itu tadi beberapa hal penting yang patut kamu ketahui seputar mitos sunscreen.

Setelah mengetahui fakta-fakta dibalik mitos tersebut, kamu tentu sudah tidak ragu lagi dong untuk memakai sunscreen?

Related posts
KecantikanKulit

10 Manfaat Petroleum Jelly untuk Kulit

KecantikanKulit

Pentingnya Double Cleansing Saat Membersihkan Wajah

KecantikanKulit

7 Masalah Umum Kulit Kombinasi dan Cara Mengatasinya

KecantikanRambut

Penyebab dan Cara Mengatasi Rambut Rontok Pada Wanita