GigiKecantikan

10 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Scaling Gigi

Scaling Gigi

Mmemiliki gigi yang sehat dan bersih merupakan idaman banyak orang. Ternyata merawat gigi tidak cukup hanya dengan menyikat gigi saja, tetapi perlu perawatan lain seperti scaling gigi.

Sisa makanan yang menumpuk di gigi dapat menyebabkan karang gigi yang jika tidak dibersihkan secara berkala maka akan menimbulkan kerusakan pada gigi. Karang gigi serta plak yang menempel di gigi harus dibersihkan dengan bantuan dokter gigi. Tenang, proses ini tidak menyakitkan kok! yuk ketahui lebih banyak soaal scaling gigi ini!

Apa itu Scaling Gigi?

Scaling Gigi

Scaling gigi merupakan prosedur pembersihan karangg gigi dengan menggunakan ultrasonic scaler. Karang gigi sendiri merupakan plak yang menumpuk dan sudah mengeras yang lengket di gigi. Plak ini terbentuk dari adanya sisa makanan dan bakteri yang ada di mulut.

Bila dibiarkan lama, kotoran yang bercampur dengan air liur akan memicu terbentuknya karang gigi atau disebut juga dengan tartar. Bahkan jika diabaikan begitu saja, bakteri yang berkumpul di mulut bisa mengakibatkan kerusakan lain yang lebih parah.

Baca Juga:

Karang gigi ini membuat gigi terlihat berwarna kusam dan seperti tidak terawat karena plak tersebut berwarna kunng cokelat hingga hitam. Membersihkan karang gigi ini tidak bisa  dengan menyikat gigi, tetapi harus dibawa ke dokter gigi untuk dilakukan scaling gigi. Dengan begitu, bagian gigi yang sulit dijangkau bisa dibersihkan dengan alat khusus yang bekerja hingga ke sela-sela bagian terdalam.

Karang dan plak yang menempel di gigi ini bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Hanya saja biasanya, munculnya plak ini tidak disadari oleh banyak orang dan terlihat ketika tumpukan plak itu sudah mengganggu.

Ada orang-orang  yang membutuhkan scaling gigi ini yaitu perokok aktif, orang yang suka konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi, konsumsi soda, suka minum kopi dan juga teh. Kamu yang tidak rutin membersihkan gigi juga beresiko tinggi terjadinya penumpukan plak dan karang gigi.

Pada anak-anak, scaling juga bisa dilakukan karena tidak ada batasan usia tertentu asalkan anak memiliki gigi. Bahkan, anak biasanya lebih rentan beresiko memiliki masalah gigi seperti plak dan karang gigi karena biasanya anak sudah makan makanan yang manis dengan kadar gula tinggi.

Tetapi tetap saja perlu dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter gigi anak sebelum melakukan tindakan ini. Penting juga untuk terus memeriksakan kondisi kesehatan gigi anak sebelum giginya tumbuh lengkap. Dimulai sejak gigi pertama muncul dan selanjutnya rutin berkala.

Manfaat Scaling Gigi

Scaling Gigi

Scaling gigi punya banyak sekali manfaat dalam menjaga kesehatan gigi. Berikut penjelasannya.

1. Mengangkat sisa kotoran

Membersihkan dengan scaling gigi sama saja dengan membersihkan seluruh bagian gigi karena biasanya karang gigi ada di sela-sela gigi dan di bagian yang sulit dijangkau.

Scaling gigi menggunakan alat yang ramping sehingga mudah menjangkau bagian terdalam sekalipun dan akan lebih efektif membersihkan. Bahkan scaling gigi akan memberikan hasil yang maksimal mengangkat plak dan sisa kotoran yang membandel.

2. Membersihkan karang gigi

Karang gigi merupakan kerak yang bercampur dengan air liur dan menempel di bagian gigi depan atau belakang yang biasanya sulit dibersihkan. Karang gigi ini tidak bisa dibersihkan dengan hanya menyikat gigi karena menyatu sempurna dengan gigi.

Sehingga membutuhkan perawatan yang membutuhkan penanganan dokter gigi seperti scaling gigi ini. Hindari membersihkan gigi dengan usaha yang dilakukan sendiri dengan peralatan yang membuat gigi sakit, misalnya menggunakan tusuk gigi.

3. Mencegah Gingivitis

Scaling gigi juga bermanfaat untuk mencegah gangguan gingivitis yaitu kondisi ketika terjadi peradangan gusi. Gingivitis ini disebabkan oleh adanya penumpukan plak pada gigi yang idak dibersihkan. Semakin banyak kaang gigi, semakin kamu berpotensi terkena gingivitis. Itulah mengapa dianjurkan untuk melakukan scaling gigi agar karang gigi bisa dibersihkan secara teratur.

4. Mencegah gigi rusak

Bakteri yang menempel pada gigi akibat sisa-sisa makanan yang menempel di gigi akan membuat bakteri bersarang di sana. Jika tidak dibersihkan dengan baik, maka bakteri akan berkembang dan merusak gigi jika tidak dibersihkan dengan rutin.

Kerusakan yang ditimbulkan bisa berupa kerusakan ringan hingga berat seperti gigi berlubang gingga ke bagian pulpa. Karang gigi bahkan bisa merusak gigi dengan cepat karena karang yang menempel merusak enamel gigi.

5. Membantu proses penambalan gigi

Kerusakan gigi yang parah membuat dokter gigi menyarankan pasien untuk menambal gigi yang  rusak. Menambal gigi tentu saja butuh scaling gigi agar gigi bersih dari kotoran yang bisa menyebabkan gigi busuk.

Kotoran gigi yang  dimaksud adalah berupa plak, karang gigi, dan juga sisa makanan yang menempel di gigi. Fungsi dari scaling sebelum menambal gigi juga berfungsi untuk membuat gigi lebih bersih dansteril dari gigi yang busuk dan terjangkit bakteri.

6. Mencegah perubahan warna gigi

Penumpukan karang gigi bisa membuat gigi menjadi berubah warna. Sebab karang gigi merupakan plak, air liur, dan kuman yang  menyatu dan menempel di gigi. Ini akan memberikan perubahan yang signifikan pada warna gigi, seperti berwarna kekuningan, kecoklatan bahkan berwarna kehitaman. Tentu saja ini tidak enak dipandang mata dan bisa menurunkan kepercayaan diri kamu.

Terlebih bagi para pecandu kopi, teh, dan perokok aktif yang punya zat kimia mudah menempel pada gigi dan susah dibersihkan. Zat pada rokok juga bisa membuat mulut kering dan memperparah kerusakan gigi.

7. Mencegah gigi goyang

Manfaat scaling gigi salah satunya bisa mencegah gigi goyang karena karang gigi bisa merusak gigi dan gusi sehingga tidak kokoh lagi. Seperti yang diketahui, karang gigi merusak enamel gigi dan membuat gusi semakin ke bawah sehingga tidak kokoh lagi. Ukuran gigi juga akan menyusut bahkan berpotensi membuat gigi terlepas.

8. Pendarahan gusi

Karang gigi akan semakin meluas jika tidak dibersihkan. Karang gigi ini juga bisa menekan gusi sehingga membuat gusi semakin ke bawah karena krang gigi semakin meluas. Penekanan gusi ini akan menyebabkan pendarahan. Scaling gigi bisa mencegah hal tersebut terjadi.

9. Mencegah periodontitis

Periodontitis merupakan kondisi yang lebih parah dari gingivitis, yaitu munculnya kantung berisi nanah pada gusi yang ada di sela-sela gigi.  Ini akan membuat jaringan lunak gigi mengalami kerusakan yang parah.

Selain itu, tulang yang berfungsi menyangga gigi jug akan mengalami kerusakan karena infeksi berat yang  terjadi pada gusi yang disebabkan oleh adanya karang gigi. Itulah mengapa scaling gigi disarankan rutin agar menghindari bahaya akibat adanya karang gigi.

10. Mencegah bau mulut

Bakteri yang menempel pada gigi dan mulut bisa membuat mulut jadi beraroma tidak segar. Sisa-sisa makanan yang terselip dan lupa dibersihkan akan menjadi karang gigi yang memberikan kontribusi membuat aroma mulut menjadi tak sedap.

Bakteri dan kuman yang bersarang di mulut akan mengeluarkan asam dengan aroma yang bau dan bisa merusak gigi. Sehingga dengan rutin scaling gigi, kamu bisa menghindari adanya bau mulut tak sedap karena gigi bersih dari kuman.

Related posts
KecantikanKesehatan

Bahaya Kosmetik Palsu dan Oplosan Serta Cara Menghindarinya [Panduan Lengkap]

KecantikanKulit

Serba-Serbi Jerawat Batu yang Harus Kamu Tahu

KecantikanKulit

11 Penyebab Wajah Kusam yang Sering Tak Disadari

KecantikanKulit

Tips Mencegah Bekas Jerawat Muncul di Wajah