KecantikanKulit

Tips Memilih Sunscreen untuk Kulit Berjerawat

Sunscreen untuk Kulit Berjerawat

Sinar matahari di pagi hari memang bermanfaat bagi kulit, namun jika sudah beranjak siang dan sinarnya semakin menyengat, kulit pun akan terasa terbakar dan tidak nyaman. Maka dari itu penggunaan sunscreen atau sunblock sangat disarankan bagi kamu yang beraktifitas di luar ruangan.

Masalahnya, bagi kamu yang memiliki kulit berjerawat harus lebih ekstra dalam memilih produk sunscreen yang sesuai. Kulit dengan masalah jerawat cenderung bersifat lebih sensitif apabila dibandingkan dengan kulit normal, sehingga sangat penting untuk memperhatikan apa saja yang terkandung dalam sebuah produk sunscreen.

Baca Juga:

Beberapa orang dengan kondisi wajah berjerawat biasanya men-skip penggunaan sunscreen karena beralasan bahwa sunscreen dapat memperparah kondisi jerawat di wajah mereka, terkesan berat dan tidak nyaman saat diaplikasikan.

Padahal, saat kulit wajah tidak terlindungi oleh sunscreen, maka kulit akan terpapar langsung oleh sinar matahari secara terus menerus dan mengakibatkan munculnya masalah lain pada kulit mulai dari sunburn atau terbakar, flek hitam, hingga yang paling parah adalah penuaan dini pada kulit, berupa kerut serta keriput.

Bagi kamu yang memiliki kulit dengan masalah jerawat, yang perlu dihindari adalah pemilihan jenis sunscreen yang salah, bukannya penggunaan sunscreen secara keseluruhan. Tertarik untuk mengetahui bagaimana cara memilih sunscreen yang tepat bagi kulit berjerawat? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Cek kandungan produk

Sunscreen untuk Kulit Berjerawat-1

Hal pertama dan yang terpenting adalah mengecek kandungan produk dan memastikan pilihan produk mengandung zat-zat yang ramah di kulit. Akan lebih baik jika kamu memilih jenis sunscreen non-chemical tanpa UV absorber. Agen UV absorber dan UV reflector adalah jenis bahan yang dapat mencegah terjadinya sunburn atau kejadian terbakarnya kulit akibat paparan sinar matahari secara berlebih.

UV absorber bisa menangkal sinar ultraviolet dengan kuat, tetapi umumnya juga menjadi iritan atau bahan yang menyebabkan iritasi bagi kulit. Sementara agen UV reflector memiliki efek perlindungan untuk kulit terhadap sinar ultraviolet yang tak terlalu kuat bila dibanding UV absorber, tetapi memiliki tingkat iritan yang sangat rendah sehingga cocok digunakan untuk kulit berjerawat karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Namun sayangnya, sunscreen dengan UV reflector masih jarang dipasarkan di Indonesia.

Tapi tak perlu khawatir sebab masih ada beberapa produk UV absorber yang aman digunakan untuk tipe kulit berjerawat. Bahkan, terdapat beberapa produk yang mengandung UV absorber tetapi khusus diformulasikan untuk kulit berjerawat sehingga memperkecil kemungkinan wajah mengalami breakout.

Hal lain yang perlu diperhatikan terkait kandungan pada sunscreen adalah kadar SPF dan PA. Semakin tinggi SPF dan PA, maka resiko munculnya iritasi pada kulit juga semakin tinggi. Untuk kebutuhan sehari-hari, sunscreen dengan kadar SPF 20 hingga 30 dan PA hingga ++ saja sudah cukup untuk melindungi kulit dari sinar UV sekaligus tidak membawa pengaruh buruk untuk wajah yang sedang berjerawat.

Agar lebih aman, terutama untuk kulit berjerawat yang cenderung lebih sensitif, sangat disarankan untuk memilih produk organik ataupun sunscreen yang dikhususkan untuk bayi. Biasanya, kedua jenis produk ini tidak mengandung bahan aditif yang tidak diperlukan oleh kulit serta rendah potensi iritasi jika dibandingkan dengan produk sunscreen pada umumnya.

Selain itu, bahan pengawet, mineral oil, surfaktan, ataupun bahan tambahan lain tidak digunakan dalam pembuatan produk organis sehingga akan lebih sesuai bagi kulit berjerawat karena tidak memperparah kondisi jerawat dengan paparan zat yang tidak perlu.

2. Pilih tekstur yang sesuai

Sunscreen untuk Kulit Berjerawat

Terdapat berbagai jenis tekstur sunscreen, mulai dari krim, lotion, gel, hingga spray. Bagi kamu yang mengalami masalah kulit berjerawat, pilihlah sunscreen dengan tekstur yang encer dan cenderung watery, seperti lotion dan gel.

Kedua jenis tekstur ini dapat diaplikasikan dengan mudah dan bisa diserap lebih cepat oleh kulit, sehingga tidak menyebabkan kulit menjadi semakin berminyak dan rentan memperparah kondisi jerawat karena menyumbat pori-pori.

Apabila ada jerawat yang meradang, maka aplikasikan dengan lembut dan perlahan menggunakan jari untuk menjaga kondisi kulit agar tidak semakin meradang. Bagaimana jika terlanjur membeli produk sunscreen dengan jenis tekstur berupa krim yang padat?

Ada sebuah trik untuk mengakalinya, yakni dengan mengencerkan krim sunscreen menggunakan face lotion ataupun produk skincare lainnya yang memiliki tekstur encer, dengan tujuan agar produk lebih mudah diaplikasikan dan tidak terkesan greasy.

3. Pilih yang mudah dibersihkan tanpa menggunakan produk cleanser

Sunscreen untuk Kulit Berjerawat

Meskipun sunscreen memberikan banyak manfaat dan perlindungan pada kulit, akan tetapi jangan meninggalkannya terlalu lama melekat pada kulit wajah. Hal ini dapat memicu pengaruh negatif meskipun produk sunscreen yang digunakan adalah jenis produk yang tidak menimbulkan iritasi.

Karenanya, sangat penting untuk memerhatikan secara seksama proses pembersihan sisa produk sunscreen pada wajah. Jangan menggosok kulit terlalu kuat saat membersihkan produk karena justru akan menyebabkan kulit menjadi terluka dan iritasi.

Sebaiknya, pilihlah jenis produk sunscreen yang mudah dibersihkan bahkan tanpa harus menggunakan produk cleansing tertentu. Hindari produk-produk yang memiliki klaim waterproof, termasuk pula sunscreen.

Produk waterproof tidak akan mudah luruh bila dibilas dengan air, sehingga membutuhkan cleanser khusus untuk membersihkannya. Oleh sebab itu, pilihlah sunscreen tanpa klaim waterproof dan aplikasikan ulang setiap beberapa jam karena jenis produk ini lebih mudah dibersihkan meski hanya menggunakan facial wash biasa.

4. Pilih produk dengan klaim non-comedogenic

Sunscreen untuk Kulit Berjerawat

Beberapa jenis jerawat dapat timbul karena tersumbatnya pori-pori wajah oleh campuran minyak dan kotoran. Penggunaan produk di kulit wajah yang kurang tepat juga berpotensi meninggalkan residu di kulit wajah yang akan menumpuk dan menyumbat pori.

Hal ini membuat masalah jerawat menjadi semakin parah dan tentunya mengganggu penampilan. Sebisa mungkin pilihlah produk dengan klaim non-comedogenic termasuk untuk sunscreen, karena produk-produk dengan klaim non-comedogenic ini memiliki tekstur ringan dan tidak memicu produksi minyak berlebih yang kerap berujung pada timbulnya jerawat.

Produk berlabel non-comedogenic tentu tidak akan menyelesaikan masalah jerawat di kulitmu, namun setidaknya produk-produk ini tidak memunculkan jerawat-jerawat baru yang mengganggu penampilanmu.

Agar masalah jerawat bisa diatasi dengan baik, selain memerhatikan penggunaan produk pada wajah, ada banyak faktor lain yang harus diperhatikan seperti misalnya pola makan dan kebersihan. Semoga bermanfaat!

Related posts
KecantikanKulit

7 Tips Memilih Serum untuk Kulit Berminyak

KecantikanKulit

7 Tips Memilih Skincare untuk Kulit Berminyak

KecantikanKulit

Penyebab Pori-Pori Membesar yang Harus Kamu Tahu

KecantikanKulit

5 Tanda Skincare Tidak Cocok dengan Kulitmu