KehamilanPersalinan

Cara Menghilangkan Bekas Luka Operasi Caesar

Cara Menghilangkan Bekas Luka Operasi Caesar

Melahirkan secara normal maupun dengan operasi caesar merupakan pilihan cara persalinan yang dianjurkan oleh dokter sesuai dengan kondisi si ibu dan juga janin. Jika kamu harus menjalani operasi caesar untuk persalinan, tak perlu khawatir. Sebelum operasi dimulai, pasien akan diberikan anestesi alias bius terlebih dahulu.

Baca Juga:

Anastesi ini membuat daerah perut mati rasa sehingga proses penyayatan perut menjadi tidak terasa. Tidak butuh waktu lama, setelahnya kamu akan bisa mendengar jeritan suara bayi yang keluar dari rahim.

Namun, operasi caesar ini merupakan operasi besar yang punya risiko sendiri sehingga tidak direkomendasikan dokter kecuali memang sudah indikasi medis. Selain pasien akan merasakan sakit yang cukup lama pasca operasi, bekas luka karena penyayatan ini akan mengganggu dan membuat wanita tidak nyaman.

Penyebab Adanya Bekas Luka Caesar

Cara Menghilangkan Bekas Luka Operasi Caesar

Biasanya bekas luka operasi caesar ini membentang secara vertikal dari atas ke bawah. Ada juga yang membentang horizontal dari kiri ke kanan perut.

Bekas luka operasi caesar ini ada dua jenisnya, yaitu keloid dan bekas luka hipertrofik. Keloid merupakan jaringan yang ada di luka sayatan tumbuh melampaui batas luka yang menimbulkan tonjolan di sekitar bekas luka.

Selain keloid, ada juga bekas luka hipertrofik yaitu luka yang masih dalam batasan garis sayatan, tetapi jaringan tumbuh dan menebal bahkan keras dari luka normal.

Selain itu, ada beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya bekas luka pasca operasi caesar, yaitu:

1. Proses medis

Tentu saja proses medis operasi caesar menjadi penyebab utama adanya bekas luka. Sayatan vertikal memiliki panjang sekitar 10-15 cm dari pusar. Setelah penjahitan akan lebih besar, kerutan lebih banyak yang membuatnya mudah membekas.

Pemulihan jenis sayatan ini juga membutuhkan waktu yang lama. Berbeda dengan sayatan horizontal yang cenderung lebih kecil sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk pemulihan.

2. Pigmentasi kulit

Bekas luka operasi caesar kemungkinan muncul pada wanita yang memiliki kulit berwarna. Sehingga akan lebih mudah menumpuk pigmen yang membuat bekas luka tidak enak dipandang mata.

3. Perawatan setelah persalinan

Setelah melakukan operasi caesar, perlu adanya perawatan yang tepat agar tidak menimbulkan bekas luka. Sayatan yang terjadi di kulit mungkin bisa cepat pulih, tetapi luka di bagian dalam akan butuh waktu 4-6 minggu. Sehingga perawatan pasca operasi ini penting untuk dilakukan.

4. Rangsangan eksternal

Faktor eksternal juga akan menyebabkan adanya bekas luka setelah operasi. Seperti terkena infeksi bakteri, obesitas, atau kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman beralkohol, dan sebagainya bisa menyebabkan jaringan bekas luka menjadi permanen.

5. Fisik pribadi

Lapisan kulit yang terluka akan menghasilkan kolagen dan fibroblas yang befungsi sebagai penyembuh luka. Tetapi masing-masing orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda, sehingga membuat bekas luka tidak bisa disamarkan.

Tubuh yang memiliki keloid secara alami, misalnya, atau tingkat penyerapan bekas jahitan yang sedikit lambat dari biasanya.

Tips Hilangkan Bekas Luka Operasi Caesar

Cara Menghilangkan Bekas Luka Operasi Caesar

Bekas luka caesar memang butuh waktu lama untuk menghilangkannya, bahkan ada yang permanen. Tetapi, ada beberapa cara menghilangkan bekas luka operasi agar penampilan kamu bisa lebih baik.

Selain menghindari bekas luka terkena paparan sinar matahari, kamu juga bisa melakukan beberapa tips berikut ini.

1. Menggunakan prosedur non-medis

Ada dua langkah prosedur non medis yang bisa kamu jalani. Pertama, terapi laser. Terapi ini bisa langsung dimulai setelah jahitan dilepas dari bekas luka. Tapi jangan lakukan sendiri, tetapi sebelumnya pergilah ke dokter spesialis untuk konsultasi.

Kedua, ada suntik steroid. Bekas luka steroid ataupun bekas luka hipertrofik bisa disamarkan dengan suntik ini sehingga bekas lukanya menjadi datar. Suntik ini bisa dilakukan langsung ketika operasi caesar. Atau menunggu hingga bekas luka sembuh barulah melakukan suntik steroid.

2. Melalui prosedur bedah

Prosedur bedah adalah salah satu cara memperbaiki bekas luka. Dokter akan mengangkat kulit atau jaringan yang tumbuh menutupi bekas luka. Meski menyebabkan adanya luka baru, tetapi tidak separah bekas luka yang pertama.

Bekas luka yang terbentuk nantinya akan lebih tipis dan samar. Tetapi perlu diperhatikan, bahwa pada bekas luka keloid atau hipertrofik, prosedur bedah tidak dianjurkan karena bisa menimbulkan bekas luka berulang. Beda jenis luka, beda pula cara penanganannya.

3. Lembaran silikon gel

Terapi dengan lembar silikon gel ini dilakukan dengan membalutkan gel silikon pada keloid sehingga membuat keloid mengempis.

4. Cryotherapy

Cryotherapy adalah cara ini cukup unik, yaitu dengan membuka keloid sehingga membuat keloid mengempis. Tetapi perawatan ini efektif untuk keloid berukuran kecil, karena akan lebih mudah.

5. Menggunakan obat oles

Tips hilangkan bekas caesar juga bisa dengan menggunakan obat oles yang banyak dijual di pasaran. Obat oles akan berfungsi meratakan, memudarkan, dan menghaluskan bekas luka operasi caesar.

Di dalam gel obat oles tersebut ada kandungan cyclopentacyloxane, vinyl dimenthicone ascorbyl tetraisopalmitate, dan dimethicone. Kandungan-kandungan tersebut  merupakan turunan dari silikon yang akan menekan produksi kolagen, membuat kulit lembab, dan mengurangi peradangan.

Kandungan ini juga aman digunakan dan tidak menimbulkan iritasi kulit. Menggunakan obat oles ini bisa dilakukan segera setelah luka kering. Sehingga keloid yang akan muncul bisa dicegah lebih cepat.

Tetap saja, cara menghilangkan bekas operasi caesar dengan obat oles tidak bisa menyamarkan keloid yang luas dan tebal. Jika bekas luka operasi caesar kamu luas ataupun tebal, sebaiknya memilih penanganan lanjut dengan menghubungi dokter spesialis.

Related posts
Kehamilan

Apakah Ada Ciri-ciri Orang Hamil dari Raut Wajah?

Kehamilan

Tips Memilih Dokter Kandungan yang Tepat

KehamilanKesehatan

10 Obat Sakit Gigi yang Aman Bagi Ibu Hamil

KehamilanPersalinan

Serba Serbi Melahirkan Normal di Rumah