Ibu HamilKehamilan

7 Faktor Penyebab Keguguran yang Harus Diwaspadai

penyebab keguguran

Definisi dari istilah keguguran ialah keadaan dimana kehamilan berhenti dengan sendirinya saat hamil muda atau tepatnya ketika usia kehamilan kurang dari 20 minggu. Keguguran ini bisa disebabkan oleh banyak hal yang berbeda antara satu orang dengan orang lainnya, seperti misalnya ibu hamil menderita penyakit, atau janin tidak dapat berkembang dengan normal.

Baca Juga:

Terjadinya keguguran ini dapat ditandai dengan adanya darah yang keluar dari vagina, serta rasa nyeri atau kram di bagian tertentu seperti perut dan punggung bagian bawah. Apabila muncul gejala-gejala seperti yang disebutnya, sangat disarankan bagi seorang ibu hamil untuk segera menghubungi dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat secepatnya.

Pada dasarnya, tidak ada langkah yang secara spesifik dapat mencegah keguguran. Umumnya, pencegahan keguguran dilakukan dengan menjaga agar kondisi ibu hamil tetap sehat.

Tanda-Tanda Terjadi Keguguran

penyebab keguguran

Yang menjadi ciri utama dari keguguran adalah keluarnya darah dari bagian vagina ketika hamil muda, bisa dalam bentuk bercak ataupun mengalir. Biasanya, gejala ini disertai dengan nyeri di titik-titik tertentu seperti misalnya perut, ataupun punggung bagian bawah. Tak hanya darah, cairan yang kental dan juga gumpalan jaringan juga bisa ikut keluar.

Tanda terjadinya keguguran pada ibu hamil bisa saja berbeda-beda, sesuai dengan tahapan keguguran tersebut yakni :

  • Keguguran yang tak bisa dihindari (abortus insipiens)
  • Ibu hamil sudah mengalami perdarahan dan pembukaan jalan lahir (serviks) walaupun janin belum keluar dari kandungan.
  • Keguguran tidak lengkap (abortus inkomplit), dimana pada tahapan abortus inkomplit ini jaringan janin sudah keluar tetapi hanya sebagian.
  • Keguguran lengkap (abortus komplit), keguguran dapat dikatakan abortus komplit bila seluruh jaringan janin telah keluar dari rahim.

Faktor Penyebab Terjadinya Keguguran

penyebab keguguran

Ada banyak faktor yang mungkin saja berpengaruh menggugurkan kandungan, berikut 7 diantaranya :

1. Tingkat stres

Stress yang berlebih tentu saja membawa dampak yang kurang baik pada tubuh. Dampak negatif yang dibawa oleh stress berlebih termasuk diantaranya ialah dapat menyebabkan keguguran. Ibu hamil yang mengalami stress selama masa kehamilan dapat mengalami ketidakseimbangan hormonal yang melemahkan kondisi janin.

Kondisi stress yang berlebihan ini dapat diakibatkan oleh kelelahan setelah mengerjakan beragam aktivitas, juga dapat muncul karena rutinitas pekerjaan yang membosankan. Apabila seorang ibu hamil mengalami stress berlebih, maka kondisi pembuluh darah akan mengecil.

Suplai oksigen serta darah yang dialirkan melaluinya pun akan akan terganggu dan akibatnya bisa menyebabkan imunitas tubuh menjadi menurun. Kondisi imun yang menurun akan meningkatkan resiko tubuh terserang virus yang berbahaya bagi kehamilan bahkan berujung pada keguguran.

Untuk menurunkan tingkat stress yang dialami selama kehamilan, cobalah untuk beristirahat yang cukup yaitu minimal 8 jam dalam sehari. Jangan memikirkan sesuatu hal secara berlebihan, juga usahakan untuk bercerita kepada orang terdekat bila mengalami masalah demi menghindari stress karena memendam masalah. Biasakan diri untuk mengelola stress agar kandungan senantiasa sehat sampai masa persalinan.

2. Lingkungan yang tercemar

Selain faktor internal seperti stress, faktor eksternal pun turut memengaruhi terjadinya keguguran. Salah satunya adalah faktor lingkungan. Lingkungan yang kurang mendukung dan tidak ramah bagi ibu hamil tentu saja berpotensi besar menyebabkan keguguran.

Tidak seperti faktor internal, faktor eksternal ini kerap kali berada di luar jangkauan seorang ibu hamil untuk mengendalikannya. Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari berada di lingkungan yang kurang baik seperti misalnya ruangan penuh asap rokok, ataupun lingkungan yang tercemar bahan kimia seperti formaldehid, benzena, etilen oksida hingga radiasi gas anestesi. Dengan menghindari lingkungan yang tercemar ini, Anda bisa menjaga janin dalam kandungan agar tetap sehat.

3. Gaya hidup tidak sehat

Perhatikan gaya hidup Anda ketika sedang dalam masa kehamilan. Ada baiknya untuk membedakan sementara waktu soal gaya hidup yang dapat dijalani ketika sedang tidak hamil dan ketika tengah hamil. Jika Anda seorang perokok aktif, maka sebaiknya hentikan dulu kebiasaan ini demi kesehatan janin.

Sebab, rokok merupakan salah satu penyebab keguguran yang cukup signifikan terkait gaya hidup yang kurang sehat. Tidak dianjurkan bagi ibu hamil untuk merokok karena dapat menimbulkan kerusakan pada pembuluh darah.

Rusaknya pembuluh darah akan menghambat perkembangan janin karena suplai makanan dan oksigennya terganggu. Pembuluh darah merupakan tempat aliran nutrisi bagi janin di kandungan, sehingga bila terganggu akan menyebabkan resiko yang fatal.

Selain merokok, gaya hidup tak sehat lainnya yang harus dihindari selama masa kehamilan ialah mengonsumsi alkohol, konsumsi kafein secara berlebihan, serta penggunaan obat-obat terlarang selama masa kehamilan.

4. Faktor usia

Resiko terjadinya keguguran akan meningkat tajam di ibu hamil dengan usia tua. Hal ini dikarenakan dengan usia yang tua, maka kondisi fisik pun akan turut menurun. Kemungkinan terjadinya kelainan kromosom di usia tua pun menjadi salah satu faktor penyebab keguguran.

Sebaliknya, apabila usia ibu hamil terlalu muda, hal ini juga dapat menjadi salah satu resiko terjadinya keguguran. Sebab, kondisi fisik sang ibu masih belum sempurna untuk mengandung, serta kerap kali mentalnya belum siap menjadi seorang ibu sehingga rentan terjadi keguguran.

5. Ada infeksi

Faktor penyebab keguguran berikutnya ialah adanya infeksi yang terjadi di alat reproduksi ibu hamil, yang mana infeksi ini menimbulkan gangguan pada kesehatan janin serta dapat menyebabkan terjadinya keguguran.

Jenis infeksi rubella dan toksoplasma adalah dua jenis yang dapat meningkatkan resiko terjadinya keguguran pada janin. Oleh sebab itu, jagalah kebersihan dan higienitas diri selama masa kehamilan, serta rutin memeriksakan kesehatan agar terhindar dari resiko terserang infeksi.

6. Kelainan genetik

Kelainan genetik yang dialami juga bisa menjadi penyebab terjadinya keguguran. Ini merupakan salah satu penyebab yang tidak bisa disepelekan, karena tidak hanya ibu hamil saja yang menjadi faktor penyebabnya melainkan juga pasangan serta anggota keluarga lain yang memiliki riwayat kelainan genetik.

Oleh sebab itu, pastikan bahwa Anda dan pasangan tidak memiliki kelainan genetik apapun sebelum menikah dan memiliki anak.

7. Memiliki riwayat keguguran sebelumnya

Wanita yang pernah mengalami keguguran, apalagi bila telah dua kali atau lebih memiliki riwayat keguguran, tentu memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami keguguran di kehamilan berikutnya. Bagi Anda yang mengalami hal ini, lebih berhati-hati dan selalu konsultasikan perkembangan kehamilan Anda dengan dokter kandungan terpercaya.

Itu dia 7 faktor penyebab terjadinya keguguran yang patut diwaspadai. Sayangi janin dalam kandungan Anda dengan mengontrol faktor penyebab ini agar tidak membahayakannya.

Related posts
Ibu HamilKehamilan

Cara Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil

Ibu HamilKehamilan

Manfaat Kurma Muda untuk Ibu Hamil dan Kesuburan

Ibu HamilKehamilan

9 Tanda Hamil Anak Perempuan

Ibu HamilKehamilan

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Benar