Ibu & BayiKehamilan

7 Jenis Gendongan Bayi yang Aman

jenis gendongan bayi

Bergerak memang bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh bayi. Bayi perlu menunggu tulangnya semakin keras dan kokoh, kemudian terus berlatih hingga badannya lebih lentur namun aman digerakkan. Bicara soal aman, harus ada perlakuan khusus untuk bayi, termasuk cara menggendong bayi.

Baca Juga:

Bayi yang belum bisa berjalan sempurna perlu bantuan orang lebih dewasa untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Kamu bisa membantunya dengan menggendong menggunakan gendongan bayi.

Tapi apa saja jenis gendongan bayi yang aman untuk digunakan? Berikut Okadoc Indonesia punya info soal jenis gendongan anak yang aman untuk digunakan menggendong si kecil.

1. Baby Wrap

jenis gendongan bayi

Salah satu jenis gendongan bayi yang aman adalah baby wrap. Sesuai namanya, baby wrap seperti membungkus hampir seluruh bagian dari tubuh bayi saat digunakan. Karena berupa pembungkus, gendongan ini agak rumit penggunaanya dan kurang praktis saat akan dilepaskan. Kamu perlu mempelajari tutorial-nya terlebih dahulu.

Walaupun begitu, baby wrap aman untuk digunakan terutama bagi bayi yang berumur 1 tahun atau bayi dengan berat tubuh yang ringan. Uniknya, baby wrap berbahan kain yang elastis sehingga kamu bisa mencoba berbagai cara menggendong. Termasuk cara menggendong di samping dengan bertumpu di satu bahu, menggendong dari depan, ataupun di pinggul.

2. Pouch Sling

jenis gendongan bayi

Pouch sling juga merupakan salah satu jenis gendongan bayi yang aman. Bentuknya berupa selembar kain tanpa ujung karena disambungkan dengan jahitan. Karena menyatu, produk pouch sling keluaran beberapa brand tidak dapat diatur dengan mudah panjang pendeknya. Tapi tetap saja ada manfaat baik dari gendongan bayi ini.

Kamu bisa menyesuaikan ukuran gendongan bayi dengan kebutuhanmu, karena beberapa brand memang menyediakan beberapa ukuran. Pouch sling mudah dibawa ke mana pun karena simple dan ringan. Kamu tidak perlu khawatir kerepotan saat membawanya atau memerlukan tas berukuran besar.

3. Ring Sling

jenis gendongan bayi

Jenis gendongan bayi yang aman satu ini paling sering ditemui. Sesuai namanya, ring sling, penggunaannya menggunakan kaitan khusus berbentuk ring. Ring ini dapat terbuat dari besi ataupun plastik. Fungsinya untuk menyimpul kain agar dapat tersambung membentuk gendongan yang kuat.

Gendongan bayi ini aman digunakan untuk bayi yang berat badannya maksimal 18 kilogram. Penggunaannya sangat praktis serta mudah diatur ukuran panjang pendeknya sesuai dengan kebutuhan.

Brand tertentu melengkapi ring sling dengan padding di bagian bahu atau di keseluruhan bahannya. Tapi jika kurang tepat menyesuaikannya, menggendong bayi dengan ring sling akan terasa tidak nyaman dan berat sebelah.

4. Soft Structure Carrier (SSC)

jenis gendongan bayi

Sebagai salah satu jenis gendongan bayi yang aman, Soft Structure Carrier (SSC) ini multifungsi. Kamu dapat menggendong bayi sambil mendudukannya. SSC memang didesain untung menopang bobot bayi dengan posisi duduk di depan ataupun belakang. Tapi bobot bayimu maksimal 11 kg saja ya.

Jika kamu menggunakan gendongan ini, akan terasa lebih ringan karena dua bahumu yang menopang berat bayinya. Tangan juga akan terasa leluasa untuk melakukan aktivitas lain. Bisa dibilang, gendongan yang cocok untuk traveling karena menuntut pergerakan aktif. Kekurangannya sedikit, yaitu harganya agak mahal dan agak sulit untuk dibersihkan.

5. Mei Tai

jenis gendongan bayi

Mei tai adalah gendongan bayi yang rupanya mirip dengan SSC. Tapi secara khusus, mei tai dibuat dengan tali sabuk lebar di bagian bahu yang dilengkapi dengan atau tanpa bantalan. Adanya bantalan ini berupa tambahan fasilitas yang ditawarkan oleh brand tertentu.

Desain mei tai terinspirasi dari model gendongan yang tradisional dari Cina. Selain di bahu, tali sabuk juga terdapat di bagian pinggang untuk membantu menopang bobot bayi lebih mudah. Yang membuatnya menjadi jenis gendongan bayi yang aman karena memberikan banyak kenyamanan untuk bayi. Bayi dapat menyandarkan kepalanya pada mei tai atau memakan tudung penutup kepala.

6. Stretchy Hybrids

jenis gendongan bayi

Stretchy hybrids, salah satu jenis gendongan bayi yang menggunakan bahan lentur. Tujuannya agar gendongan fleksibel disesuaikan sesuai kebutuhan. Karena itu, kamu bisa mengatur penggunaannya untuk berbagai posisi bagi. Akan sangat menguntungkan, terutama untuk bayi yang mudah bosan.

Walaupun stretchy hybrids termasuk jenis gendongan bayi yang aman, kamu perlu memperhatikan beberapa hal. Posisikan bayi senyaman mungkin dan jangan lupa sediakan akses untuk bernapas dengan lega.

Misalnya dengan memberi jarak yang cukup antara kepala bayi dan dagu ibu, serta memberikan ruang terbuka dekat wajahnya. Usahakan kaki bayi berbentuk M dan perut bayi menghadap dada ibu agar rasanya struktur tubuh tetap terbentuk dengan baik.

7. Hipseat

jenis gendongan bayi

Hipseat adalah salah satu jenis gendongan bayi yang disukai para orang tua, karena terdapat dudukan di bagian bawah yang memungkinkan bayi untuk duduk dengan nyaman. Tapi hati-hati, penggunaan yang terlalu sering akan membentuk kaki menjadi C shape. Sering duduk juga akan memberi tekanan berlebih ke punggung bayi. Cobalah untuk bijak dalam menggunakan gendongan bayi, misalnya dengan bergantian dengan jenis lainnya.

Tujuh jenis gendongan bayi di atas belum mencakup seluruhnya. Tapi ini bisa kamu pertimbangkan untuk memilih gendongan bayi mana yang benar-benar kamu butuhkan. Semoga bermanfaat!

Related posts
Bayi & Anak-AnakIbu & BayiKesehatan

7 Teether Alami untuk Bayi yang Tumbuh Gigi

Kehamilan

Apakah Ada Ciri-ciri Orang Hamil dari Raut Wajah?

Kehamilan

Tips Memilih Dokter Kandungan yang Tepat

KehamilanKesehatan

10 Obat Sakit Gigi yang Aman Bagi Ibu Hamil