ASI & MPASIIbu & BayiKehamilan

8 Tips Meningkatkan Produksi ASI

Tips Meningkatkan Produksi ASI

Semua ibu di dunia pasti ingin memberikan nutrisi yang cukup untuk anaknya dan salah satu caranya ialah melalui pemberian ASI yang maksimal. Itulah mengapa tingkat produksi ASI menjadi salah satu hal yang sering menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi ibu hamil atau yang baru saja melahirkan.

Baca Juga:

Para ibu hamil ataupun ibu menyusui, terlebih mereka yang merencanakan pemberian ASI secara eksklusif hingga usia bayi 8-24 bulan, seringkali merasa khawatir bahkan pesimis apakah mereka bisa memenuhi kebutuhan ASI anaknya

Padahal pemikiran-pemikiran seperti inilah yang biasanya membuat para ibu jadi merasa tertekan dan hal tersebut justru dapat menghambat produksi ASI mereka. Kamu dapat mengikuti tips-tips di bawah ini sebagai upaya untuk meningkatkan produksi ASI secara alami. 

1. Persiapkan payudara sebelum bayi lahir

meningkatkan ASI

Upaya untuk meningkatkan produksi ASI tidak hanya dapat dilakukan setelah si kecil lahir, lho! Justru waktu yang paling tepat untuk mulai melakukan upaya tersebut ialah ketika usia kehamilan memasuki trisemester ketiga karena pada usia kehamilan ini, kelenjar air susu yang ada dalam payudara sudah mulai memproduksi ASI meskipun air susu belum keluar.

Kamu bisa mulai memijat payudara dengan baby oil secara perlahan dengan gerakan memutar dan menstimulasi puting dengan cara melakukan gerakan memelintir. Menstimulasi puting berguna untuk mempersiapkan pembentukan puting agar nantinya memudahkan si kecil untuk menyusu. Selain itu, kamu baiknya rajin membersihkan puting dengan kain halus dan baby oil setiap sebelum mandi agar jalan keluar ASI terbuka.

2. Perbanyak konsumsi ASI booster

Tips Meningkatkan Produksi ASI

ASI booster yang dimaksudkan di sini bukanlah obat atau suplemen pelancar ASI, namun bahan-bahan makanan alami yang dapat diolah dirumah dan dimakan sebagai lauk pauk maupun cemilan. Beberapa contoh bahan makanan yang dapat secara efektif meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI antara lain ialah:

  • Daun Katuk. Siapa sih yang tak kenal daun katuk sebagai makanan pelancar ASI? Hampir semua orang tua, khususnya ibu di Indonesia, sudah sangat mengenal daun katuk sebagai pelancar ASI yang manjur. Bukan tanpa alasan, salah satu kandungan daun katuk yaitu laktagogum dipercaya efektif memicu peningkatan produksi ASI. 
  • Kacang-kacangan. Makanan yang biasa dijadikan cemilan ini juga telah dikenal dapat menjadi ASI booster alami. Alasannya ialah kandungan protein yang tinggi dalam kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang mede, kacang almond, terbukti efektif meningkatkan produksi susu. Itulah mengapa beberapa dokter kandungan menyarankan ibu yang telah melalui proses persalinan untuk mengonsumsi kacang-kacangan yang rendah garam agar produksi ASI lancar.
  • Sayur bayam. Kandungan phytoestrogen yang terdapat dalam sayur bayam juga telah dipercaya dapat melancarkan produksi ASI. Selain itu, karena kaya akan zat besi, bayam dapat secara efektif mengembalikan kadar zat besi dalam tubuh ibu yang baru saja melahirkan.

3. Terus berusaha menyusui si kecil

Tips Meningkatkan Produksi ASI

Beberapa studi kesehatan menyatakan bahwa semakin sering bayi menyusu, semakin meningkat pula jumlah ASI yang diproduksi tubuh ibu. Alasannya ialah karena tubuh seorang ibu menyusui memiliki kemampuan untuk menyesuaikan produksi ASI dengan kebutuhan ASI sang bayi.

Itulah mengapa, kamu sangat disarankan untuk sebisa mungkin menyusui bayi kamu setiap 2-3 jam sekali atau setiap si bayi ingin menyusu dan jangan memaksa untuk melepasnya sebelum ia kenyang atau berhenti menghisap. ASI yang dengan lancar keluar dihisap oleh si kecil akan memicu tubuh untuk memberi sinyal pada otak untuk memproduksi ASI sebanyak kebutuhan bayi dan 3-7 hari kemudian produksi ASI akan semakin meningkat.

4. Pumping ASI

Tips Meningkatkan Produksi ASI

Ibu menyusui biasanya dianjurkan untuk mengosongkan air susunya setiap saat menyusui si kecil. Namun terkadang si kecil merasa kenyang hingga berhenti menyusu sebelum kantung ASI sang ibu kosong. Di saat inilah pumping ASI sangat disarankan.

Selain berguna untuk mengeluarkan ASI yang tidak terminum bayi, pumping ASI juga bertujuan untuk memberi rangsangan atau stimulasi terhadap payudara untuk memproduksi ASI. Tak hanya itu, pumping ASI dapat membantu para ibu menyusui untuk mempunyai persediaan ASI untuk si kecil, dengan begitu momen mengASIhi pun tidak akan terlewatkan meski kamu harus pergi ke toilet ketika si kecil ingin menyusu.

5. Mengompres payudara

Tips Meningkatkan Produksi ASI

Ketika baru melahirkan dan aktif menyusui, ada kalanya dimana kamu para ibu mengalami pembengkakan pada payudara yang membuatnya terasa keras. Pada saat payudara mengeras inilah si kecil akan kesulitan menghisap ASI. Maka dari itu, kamu perlu mengompres payudara kamu dengan air hangat selama beberapa saat menjelang menyusui hingga payudara makin melunak.

Dengan begitu ASI dapat keluar dengan lebih lancar. Pastikan untuk tidak mengompresnya dengan air yang terlalu panas atau dalam waktu yang terlalu lama karena hal tersebut justru dapat mengurangi kualitas ASI yang kamu produksi.

6. Cukupi kebutuhan air putih harian

Tips Meningkatkan Produksi ASI

Kandungan terbesar dalam ASI ialah air. Oleh karena itu, kamu yang sedang dalam masa menyusui harus mencukupi kebutuhan cairan harian kamu. Dalam satu hari, para ibu menyusui dianjurkan untuk minum air putih sedikitnya 3000ml karena tidak terpenuhinya kebutuhan cairan oleh ibu dapat menghambat produksi ASI. 

7. Istirahat yang cukup

Tips Meningkatkan Produksi ASI

Menjadi orangtua baru memang identik dengan berkurangnya waktu istirahat secara drastis. Terlebih bagi mereka yang memiliki bayi baru lahir, jam tidur malam rasanya menjadi cita-cita yang tak kunjung tercapai. Meskipun begitu, sebagai ibu menyusui, kamu harus terus berusaha menjaga kualitas tidur agar produksi ASI tidak terhambat.

Kurangnya istirahat tentunya akan membuat tubuh dan jiwa kamu lelah dan hal inilah yang seringkali memengaruhi kelancaran produksi ASI kamu. Gunakan waktu tidur si kecil sebagai waktu kamu untuk beristirahat sejenak dan cobalah untuk bekerja sama dengan suami atau keluarga yang lain untuk bergantian menjaga bayi kamu.

8. Jangan stres!

Tips Meningkatkan Produksi ASI

Kekhawatiran para ibu tentang ASI-nya yang tidak keluar dengan lancar hanya akan berujung stres dan hal ini adalah salah satu penyebab ASI tidak terproduksi dengan baik. Untuk itulah kamu harus pandai-pandai menghindari hal-hal yang menyebabkan stres.

Terus bangun sugesti positif dalam diri kamu agar tubuh kamu pun dapat melakukan tugasnya dengan baik pula, termasuk dalam hal meningkatkan produksi ASI yang berkualitas. Dalam hal ini pula peran orang-orang di sekitar seperti suami dan orangtua sangat penting untuk membantu kamu para ibu dalam merawat si kecil dan juga untuk menghibur kamu.

Related posts
KehamilanKesehatan

10 Obat Sakit Gigi yang Aman Bagi Ibu Hamil

KehamilanPersalinan

Serba Serbi Melahirkan Normal di Rumah

Diet & NutrisiIbu HamilKehamilan

10 Buah Terbaik untuk Ibu Hamil

KehamilanPrakonsepsi

5 Tips untuk Program Hamil Anak Perempuan