Ibu & BayiKehamilan

9 Tips Merawat Anak Kembar

tips merawat anak kembar

Kelahiran anak biasanya merupakan anugerah yang diidam-idamkan oleh pasangan yang sudah menikah, terutama bagi pasangan muda. Apalagi jika kamu memiliki kesempatan untuk memiliki anak kembar lucu. Beberapa keluarga sangat mengharapkannya. Rumah akan terasa lebih ramai dengan kehadiran 2 atau lebih bayi yang baru lahir.

Baca Juga:

Kehidupan di dunia adalah sesuatu hal baru bagi anak yang baru lahir. Peran orang tua sangat penting dalam merawat dan mengurus anak semenjak dilahirkan. Tapi tentunya kamu perlu tenaga ekstra dan strategi khusus untuk mengurus anak kembar. Berikut Okadoc punya tips merawat anak kembar yang dapat membantumu sehari-hari.

1. Menyusui Bersamaan atau Bergantian

tips merawat anak kembar

Salah satu keluhan para Ibu saat merawat anak yang baru lahir adalah kurang tidur karena anak terus menangis meminta asupan susu. Merawat seorang bayi dengan memberikannya susu setiap hari cukup menguras tenaga. Jika kamu memiliki bayi kembar, tentu tenaga yang dikeluarkan lebih besar. Akan lebih baik jika kamu mempersiapkannya dengan matang.

Ibu memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Ada Ibu yang dapat memproduksi Air Susu Ibu (ASI) dan ada pula yang tidak bisa. Jika kamu diberkati dengan kemampuan menghasilkan ASI sendiri, kamu dapat memberikan ASI ke bayi secara langsung. Untuk yang kuat, kamu bisa menyusui anak kembar dalam sekali waktu.

Tapi jangan memaksakan diri jika rasanya terlalu sakit saat menyusui 2 anak sekaligus secara langsung ya. Kamu bisa menyiasatinya dengan memompa ASI menggunakan mesin lalu menaruhnya dalam botol. ASI dapat diberikan pada anak kembar dari botol susu.

2. Membuat Jadwal Teratur

tips merawat anak kembar

Banyak hal tak terduga yang akan dilakukan anak kembar. Kamu mungkin saja merasa kerepotan saat mengurusnya. Ketika satu anak ingin melakukan A, yang lain mungkin ingin melakukan B. Tapi sebagai orang tua, sudah selayaknya kamu mencoba memahami keinginan anak-anakmu. Sambil mengajarkan apa yang dapat dilakukan sang anak saat besar nanti.

Agar lebih mudah merawat anak kembar, mulai lah dengan membuat jadwal yang teratur. Baik untuk jadwal menyusui, jadwal tidur, jadwal mengganti popok, ataupun jadwal makan jika sudah waktunya diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Jika terencana dengan baik, merawat anak akan terasa lebih menyenangkan. Membuat jadwal yang teratur mungkin tidak terlalu mudah. Jika kamu perlu bantuan, dokter spesialis anak akan jadi pilihan yang tepat.

3. Efisiensi dengan Barang Bersama

tips merawat anak kembar

Ada satu hal yang membuat orang tua anak kembar sakit kepala. Saat anak lahir artinya tanggung jawab orang tua bertambah. Ada tambahan biaya hidup untuk anak-anaknya. Keluarga yang memiliki anak kembar harus menyiapkan biaya dua kali lipat untuk semua fasilitas.

Stroller dan boks bayi misalnya fasilitas yang akan memberikan kenyamanan pada bayi dan orang tua yang merawatnya. Bayi akan tidur dengan nyaman dalam tempat tidurnya atau saat dalam perjalanan, orang tua juga tidak terbebani.

Saat ini sudah banyak tersedia stroller dan boks bayi khusus anak kembar. Harganya lebih murah jika dibandingkan membeli dua buah barang yang sejenis.

4. Dapatkan Informasi dari Komunitas

tips merawat anak kembar

Pada dasarnya orang tua senang berdiskusi dan berbagi pengalaman merawat anak. Ada yang memiliki anak tunggal, anak kembar perempuan, anak kembar laki-laki, atau pencampurannya. Para orang tua ini biasanya tergabung dalam komunitas. Nah, tak ada salahnya kamu juga ikut menjadi anggota komunitas itu.

Komunitas orang tua menjadi tempat yang cocok untuk bersosialisasi. Kamu dan anggota lain akan saling terbantu meringankan beban satu sama lain. Akan banyak informasi berupa tips merawat anak kembar dengan baik. Atau dapat saling mengingatkan untuk tidak memberikan sikap buruk pada anak.

5. Jaga Kesehatan Anak

tips merawat anak kembar

Saat baru lahir, anak belum tahu apa-apa soal kehidupan. Belum tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Contohnya soal makanan, butuh proses pengenalan terlebih dahulu hingga akhirnya anak bisa mulai memilih. Juga belum tahu bagaimana cara menjaga kesehatan.

Kesehatan anak adalah tanggung jawab orang tua. Kamu perlu tahu, anak kembar memiliki kondisi tubuh yang serupa. Sama-sama rentan terserang virus dan penyakit dari lingkungan yang kurang bersih. Jika satu anak terserang penyakit, anak lain akan mudah tertular penyakit yang sama. Daripada menyembuhkan anak kembar yang sakit, lebih mudah menjaga kesehatannya.

6. Anak Kembar Itu Berbeda

tips merawat anak kembar

Anak kembar lahir di tanggal yang sama. Tapi kamu perlu ingat, anak kembar itu merupakan individu yang berbeda. Karakter dan bakat berkembang seiring berjalannya waktu. Ini tidak muncul begitu saja sejak kelahirannya.

Peran kamu sebagai orang tua sekali lagi sangat penting di sini. Pahami perbedaan anak-anakmu, dan hindari saling membanding-bandingkan. Kebiasaan membandingkan anak akan membentuk karakter yang kurang baik. Tidak sedikit anak merasa ‘selalu kurang’ di mata orang tuanya karena ini.

7. Kerja Sama Ibu dan Ayah

tips merawat anak kembar

Mengurus anak kembar bukan hal yang mudah. Jangan menganggap anak kembar itu satu paket. Dalam hal merawatnya, anak kembar perlu dilihat sebagai dua atau lebih individu yang berbeda. Karena menangani lebih dari satu individu, maka akan lebih baik jika yang merawatnya juga seharusnya minimal sepasang orang tua.

Ibu sudah jelas merawat anaknya sejak masih di dalam perut. Setelah anak dilahirkan, peran ayah juga sangat penting. Kerja sama antara Ibu dan Ayah akan mempermudah berlangsungnya aktivitas sehari-hari. Misalnya ketika Ibu menyusui anaknya, sang Ayah membantu menggantikan popok anaknya yang lain.

8. Bantuan Orang Lain

tips merawat anak kembar-2

Jika kamu merasa tenagamu dan pasanganmu sendiri masih kurang, jangan sungkan meminta bantuan orang lain. Kalau rumahmu dekat dengan rumah orang tua, sesekali meminta bantuan mereka akan melegakan hati. Hal ini umum dilakukan di Indonesia.

Tapi mungkin ada beberapa di antara kamu yang merasa kurang nyaman untuk menerima bantuan orang tua. Jika begitu, kamu bisa mempekerjakan babysitter sebagai bala bantuan.

Saat kamu diharuskan meninggalkan anak di rumah, meminta bantuan orang tua atau kerabat jadi terasa lebih nyaman. Karena tugas mereka untuk mengawasi, bukan mengurus anak kembar secara langsung.

9. Jangan Pisahkan Anak Kembar

tips merawat anak kembar

Anak kembar ditakdirkan untuk saling terikat satu sama lain, serupa dengan kakak dan adik yang berbeda umur. Hingga dewasa, anak-anak akan tinggal di lingkungan yang sama. Maka dari itu, penyesuaian perlu dilakukan sejak dini. Jangan pisahkan anak kembar baik saat tidur atau saat beraktivitas. Biarkan mereka terbiasa dengan keberadaan saudaranya.

Related posts
Bayi & Anak-AnakIbu & BayiKesehatan

7 Teether Alami untuk Bayi yang Tumbuh Gigi

Kehamilan

Apakah Ada Ciri-ciri Orang Hamil dari Raut Wajah?

Kehamilan

Tips Memilih Dokter Kandungan yang Tepat

KehamilanKesehatan

10 Obat Sakit Gigi yang Aman Bagi Ibu Hamil