Bayi & Anak-AnakKesehatan

Cara Memilih Dokter Spesialis Anak

Cara Memilih Dokter Spesialis Anak

Sebagai orangtua, tentunya kita semua menginginkan yang terbaik bagi anak. Termasuk pula soal memilih dokter spesialis anak. Perkara yang satu ini cukup gampang-gampang sulit karena ada banyak unsur yang bisa memengaruhi kecocokan antara anak, orangtua, dan dokter spesialis anak.

Baca Juga:

Biasanya, rekomendasi mengenai dokter anak akan diberikan sejak bayi lahir di rumah sakit. Meski begitu, tak ada salahnya jika kamu mencari tahu terlebih dahulu informasi mengenai dokter spesialis anak yang praktek di rumah sakit yang akan menjadi tempat kamu melahirkan, sekurang-kurangnya sedari 3 bulan sebelum waktu kelahiran.

Bagi kamu yang masih bingung mengenai bagaimana cara memilih dokter spesialis anak yang tepat untuk buah hati kesayangan, berikut ulasannya.

1. Memastikan jam praktek, lokasi, dan relasi sang dokter

Cara Memilih Dokter Spesialis Anak

Ini merupakan hal detail yang biasanya kerap dilupakan oleh banyak orang. Sangat penting untuk memastikan bahwa jam praktek dokter spesialis anak yang dipilih bertepatan dengan waktu kosong kamu. Terlebih jika kamu dan pasangan sama-sama memiliki pekerjaan dengan jadwal yang cukup sibuk.

Cek pula lokasi dimana dokter tersebut membuka praktek, apakah hanya di rumah sakit atau juga membuka praktek di tempat lain seperti klinik dan rumahnya sendiri. Akan lebih baik jika dokter anak yang kamu pilih ini juga praktek di rumah sakit, sebab sangat membantu bila suatu saat si kecil harus mengalami rawat inap atau terserang penyakit yang membuatnya harus berkonsultasi dengan dokter spesialis lainnya.  

2. Suasana ruang praktek dokter

Cara Memilih Dokter Spesialis Anak

Biasanya, para dokter spesialis anak akan mengatur sedemikian rupa ruangan prakteknya untuk mengubah kesan menegangkan menjadi lebih ramah anak, misalnya dengan menambahkan cat berwarna, ornamen dinding, hingga melengkapi ruangan dengan mainan. Sangat penting bagi kamu untuk mempertimbangkan suasana ruang praktek apa yang nyaman baik bagi anak ataupun orangtua.

Selain dekorasi, perhatikan juga prosedur pendaftaran, cara mengantri, jumlah antrean, serta perlakuan staf dokter pada pasien. Apabila kamu memilih untuk mengunjungi dokter saat praktek di rumah sakit umum, ada baiknya untuk memastikan bahwa area praktek terpisah dari pasien dewasa untuk menghindari resiko penularan penyakit.

3. Melengkapi referensi

Cara Memilih Dokter Spesialis Anak

Untuk menemukan dokter yang tepat, tentunya informasi dalam jumlah yang banyak akan membantu kamu untuk menyeleksi mana yang terbaik bagi anak dan juga orangtua. Oleh sebab itu, carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai dokter spesialis anak dan detail-detail lainnya dengan berbagai cara.

Bisa melalui bertanya pada kerabat, rekan-rekan, hingga petugas medis di tempat kamu memeriksakan kandungan. Kamu juga bisa mendapat informasi melalui internet, misalnya dengan bergabung di forum ibu-ibu, atau membaca ulasan blog.

4. Pilih dokter yang bisa berbahasa anak

Cara Memilih Dokter Spesialis Anak

Dalam hal ini, bukan berarti dokter harus berkomunikasi dengan bahasa anak yang kerap sulit dipahami, namun dokter anak pilihan kamu harus bisa mengerti, mengenal, dan berkomunikasi baik secara verbal ataupun non verbal dengan anak, sehingga anak dapat merasa nyaman dan dimengerti.

Misalnya dengan menyentuh untuk menenangkan, atau dengan candaan yang bisa mengalihkan perhatian anak dari jarum suntik ketika akan menyuntik agar sang anak tidak menangis. Gelagat, gerak tubuh, dan cara menenangkan ini merupakan kemampuan dokter spesialis anak yang harus diperhatikan demi kenyamanan anak.

5. Lakukan wawancara singkat

Cara Memilih Dokter Spesialis Anak

Agar lebih jelas dalam memahami, sesekali lakukan wawancara singkat dengan calon dokter pilihan kamu. Sangat penting untuk memilih dokter yang memiliki visi sama dengan kamu sebagai orangtua untuk menghindari konflik di kemudian hari berkaitan dengan kesehatan dan pengasuhan anak seperti misalnya mengenai ASI, imunisasi, antibiotik, dan isu-isu lainnya.

Jangan lupa pula untuk menanyakan apakah dokter tersebut bersedia menerima konsultasi melalui media seperti chatting atau telepon jika terjadi sesuatu yang darurat dan kamu tidak mungkin segera datang ke tempat praktek. Hal ini sangat membantu apabila anak sakit di saat-saat yang sulit seperti misalnya larut malam, ataupun ketika dokter libur praktek.

6. Menyiapkan dokter cadangan

Cara Memilih Dokter Spesialis Anak

Dokter spesialis anak yang kamu pilih sudah pasti memiliki kesibukannya sendiri, tidak hanya meng-handle anak kamu saja melainkan juga pasti menangani banyak pasien. Akan ada masa dimana kesibukan sang dokter pilihan akan membuat kamu kesulitan untuk berkonsultasi, seperti misalnya antrian pasien yang terlalu panjang.

Untuk mempersiapkan menghadapi kemungkinan seperti ini, wajib bagi kamu untuk memiliki dokter anak cadangan yang bisa diandalkan saat dokter spesialis anak langganan kamu tengah sibuk. Bagaimana caranya? Mudah saja, Kamu bisa minta rekomendasi dari dokter anak yang sudah pilih, mencari tahu dari staf rumah sakit dimana dokter tersebut praktek, hingga mencari rekomendasi melalui forum ibu-ibu di internet.

7. Biaya yang ramah di kantong

Cara Memilih Dokter Spesialis Anak

Persoalan biaya tentu bukan sesuatu yang dapat diremehkan. Apalagi untuk orangtua baru, dimana anak memiliki begitu banyak kebutuhan lain seperti susu, pakaian, dan lainnya yang tentunya membutuhkan alokasi dana tersendiri. Biaya, akan selalu menjadi poin penting yang dipertimbangkan oleh para orangtua untuk menentukan dokter spesialis anak yang tepat.

Di satu sisi, sebagai orangtua kita pasti akan rela merogoh kocek dalam-dalam demi menggunakan jasa dokter yang terbaik. Tapi, ingatlah bahwa dokter yang biaya konsultasinya termahal belum tentu adalah dokter yang ideal serta cocok bagi anak dan kamu sebagai orangtua. Selalu catat dan buatlah perbandingan mengenai biaya konsultasi dan obat-obatan antara satu dokter anak dengan dokter lainnya.

Catat pula biaya administrasi rumah sakit, biaya tambahan lain, serta tingkat spesialis dokter. Cara ini akan bermanfaat untuk pengaturan dana kontrol setiap bulan yang terencana, sebab di tahun pertama bayi akan melakukan rangkaian imunisasi wajib.  

Nah itu dia beberapa cara untuk menentukan dokter spesialis anak yang tepat bagi anak. Sangat penting untuk melakukan cara-cara diatas dengan sungguh-sungguh demi kenyamanan bersama baik dari anak maupun kamu sebagai orangtua.

Jangan pernah memilih dokter spesialis anak hanya karena faktor prestise ataupun sekedar ikut-ikutan teman, sebab tentunya standar kenyamanan setiap keluarga akan berbeda-beda. Semoga bermanfaat!

Related posts
KecantikanKesehatan

Bahaya Kosmetik Palsu dan Oplosan Serta Cara Menghindarinya [Panduan Lengkap]

Kesehatan

8 Jenis Depresi yang Perlu Kamu Ketahui

KesehatanWanita

Apa Itu Mammografi? Persiapan dan Risikonya

KesehatanWanita

Mengenal Haid Tidak Teratur