Kesehatan

Cara Menghilangkan Bau Badan yang Ampuh

cara menghilangkan bau badan

Pusing memikirkan cara menghilangkan bau badan? Bisa dikatakan jika bau badan merupakan masalah serius karena yang merasakan efeknya adalah orang-orang di sekitarmu. Jika mereka terganggu dan menunjukkannya di depanmu, kamu sendiri yang akan merasa malu. Maka dari itu, banyak orang berbau badan tidak percaya diri untuk tampil di muka umum. Akhirnya, gangguan tubuh yang tampak sepele ini justru bisa merusak aktivitas.

Baca Juga:

Untuk mengatasi masalah ini, banyak produsen yang membuat obat-obat penghilang bau badan. Produk-produk ini mudah ditemukan, mulai dari harga yang murah sampai yang mahal. Para produsen tersebut mengerti bahwa ada banyak orang yang mencari cara menghilangkan bau badan.

Selain menggunakan produk olahan pabrik, seperti deodoran, ada juga beberapa cara lain untuk meredam bau badan. Simak penjelasannya di bawah ini ya!

Pertemuan Kelenjar Keringat dan Bakteri

cara menghilangkan bau badan

Kondisi badan yang berbau berawal dari kelenjar keringat. Di dalam tubuh manusia, ada dua kelenjar keringat, yaitu kelenjar accrine dan kelenjar apokrin. Meski keduanya penghasil keringat, kedua kelenjar ini berbeda satu sama lain.

Kelenjar accrine di tubuh kita sudah aktif sejak kita bayi, tugasnya mengeluarkan keringat bening yang tidak berbau. Keringat ini bisa kita temukan pada bagian dahi, tangan, dan punggung.

Sedangkan kelenjar apokrin baru aktif saat kita memasuki masa pubertas. Di masa pubertas tersebut, tubuh kita mengeluarkan hormon yang bernama hormon androgen. Hormon inilah yang merangsang kelenjar apokrin menghasilkan keringat berwarna keruh di lipatan-lipatan tubuh, seperti ketiak.

Keringat ini kemudian bertemu dengan bakteri pembusuk yang memecah protein keratin menjadi bau tak sedap. Itulah sebabnya bau badan seringnya berasal dari lipatan-lipatan tubuh.

Faktor yang Memperparah Bau Badan

cara menghilangkan bau badan

Meski pada dasarnya semua orang berpotensi mengalami bau badan, ada beberapa faktor yang bisa memperparah kondisi ini. Faktor-faktor tersebut ada yang berasal dari eksternal maupun internal. Di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Intensitas olahraga yang tinggi

Saat berolahraga, tubuh aktif mengeluarkan cairan keringat dalam jumlah banyak. Dalam kondisi seperti itu, bakteri-bakteri pun akan semakin cepat memecah protein keratin pada keringat. Hasilnya, sehabis olahraga tubuh kita lebih berisiko berbau ketimbang dalam keadaan normal.

Namun, kamu pasti merasa bahwa tidak semua orang mengalami bau badan setelah olahraga. Penyebabnya adalah karena setiap orang memiliki jumlah bakteri dan volume keringat yang berbeda. Orang-orang yang tubuhnya bersih mungkin akan lebih terlindung dari bau badan dibandingkan mereka yang kurang bersih, sekalipun keduanya sama-sama berkeringat setelah berolahraga.

Begitu juga dengan perbedaan volume keringat. Dalam kondisi kebersihan tubuh yang sama, orang-orang yang tubuhnya mengeluarkan keringat berlebih akan lebih cepat mengalami bau badan dibandingkan dengan yang tubuhnya mengeluarkan sedikit keringat.

2. Cuaca panas

Dalam cuaca panas, tubuh perlu melepaskan keringat untuk mengurangi panas di dalam. Berbeda dengan cuaca dingin. Saat cuaca sedang dingin, tubuh kita cukup mengeluarkan panas lewat urin. Itu sebabnya kita lebih banyak berkeringat saat cuaca sedang panas.

Faktor banyaknya keringat yang keluar ini bisa memperparah bau badan. Untuk mencegahnya, perhatikan suhu cuaca dan sediakan deodoran saat musim panas.

3. Perubahan hormon

Kondisi hormon yang sedang tidak stabil juga bisa memicu bau badan. Hal ini sering dialami oleh para wanita yang sedang menstruasi. Saat datang bulan, tubuh wanita mengalami perubahan hormon. Bukan hanya risiko bau badan yang bertambah, melainkan juga kepekaan hidung terhadap bau.

4. Menderita penyakit tertentu

Beberapa penyakit seperti diabetes, jantung, parkinson, kerusakan hati, dan kerusakan ginjal bisa menjadi penyebab hiperhidrosis general. Hiperhidrosis adalah kondisi di mana tubuh mengeluarkan keringat berlebihan walaupun tidak sedang berada di cuaca panas atau melakukan olahraga. Itulah mengapa orang-orang dengan penyakit ini rentan terhadap bau badan.

5. Menderita gangguan kecemasan

Jika diabetes, sakit jantung, parkinson, kerusakan hati, kerusakan ginjal bisa menyebabkan hidrosis general, maka gangguan kecemasan bisa menimbulkan hiperhidrosis emosional.

Kamu pasti pernah mengalami atau bertemu orang yang berkeringat jika sedang gugup, kan? Inilah yang disebut gangguan kecemasan. Dengan jumlah keringat yang banyak, orang ini berpotensi mengalami bau badan.

Cara Menghilangkan Bau Badan

cara menghilangkan bau badan

1. Gunakan deodoran

Ini merupakan cara paling umum untuk menghilangkan bau badan. Kamu bisa membeli deodoran di pasar, pasar swalayan, ataupun apotek. Gunakan secara rutin sehabis mandi agar bau badanmu terkontrol selama menjalankan aktivitas.

2. Jaga kebersihan tubuh

Mandi yang bersih menggunakan sabun anti bakteri juga merupakan cara menghilangkan bau badan yang mujarab. Usahakan untuk mandi dua kali sehari. Jangan lupa mencuci bagian rawan bau, seperti ketiak, dengan sabun.

Kamu juga perlu merawat rambut ketiakmu. Pangkaslah secara rutin. Ketiak dengan rambut yang lebat cenderung lebih mengeluarkan bau ketimbang yang dicukur. Selain itu, ketiak yang tanpa rambut akan lebih menyerap deodoran secara efektif.

3. Bawa handuk bersih dan baju ganti saat olahraga

Jika olahraga adalah penyebab nomor satu keringat berlebih pada badanmu, atasilah dengan selalu membawa handuk bersih saat melakukannya. Kalau kamu tipe orang yang mudah mengeluarkan banyak keringat, lebih baik sediakan dua sampai tiga helai handuk. Lap sesering mungkin keringatmu dan gantilah handuk yang sudah basah oleh keringat.

Selesai berolahraga, cepat-cepat mandi dan ganti baju. Baju yang basah oleh keringat dihuni oleh banyak bakteri yang akan membuat badanmu bau. Jika tidak sempat mandi di tempat olahraga, usahakan untuk segera pulang setelah olahraga selesai untuk mandi di rumah.

4. Jangan Kenakan Pakaian yang Ketat

Pakaian yang ketat dapat meningkatkan panas tubuh. Seperti yang sudah kamu ketahui, tubuh yang sedang berada dalam kondisi panas akan lebih banyak mengeluarkan keringat. Karena itu, pakailah pakaian yang longgar sehingga tubuh terasa lebih sejuk. Meski kedengaran simpel, ini juga merupakan salah satu cara menghilangkan bau badan.

Kamu selalu mengenakan kaus dalam? Pilihlah bahan yang menyerap keringat. Selain itu, jika kamu lebih banyak melakukan aktivitas di luar ruangan, sediakanlah pakaian ganti, atau setidaknya bawalah kaus dalam dobel. Jika kaus dalam yang kamu kenakan basah, segera ganti dengan yang bersih.

5. Hindari makanan pedas dan berbau menyengat

Makanan pedas bisa membuatmu berkeringat lebih banyak. Oleh karena itu, jika kamu punya masalah dengan bau badan, hindarilah sebisa mungkin makanan jenis ini. Atau, jika kamu tetap ingin menikmati lezatnya cita rasa pedas, perhatikan porsinya. Jangan berlebihan. Berhentilah ketika kamu sudah mulai berkeringat.

Sama seperti makanan pedas, makanan berbau menyengat semacam bawang putih dan bawang merah juga perlu kamu waspadai. Bau menyengat dari makanan-makanan tersebut akan memperparah bau badanmu. Alkohol dan kopi juga memiliki kemungkinan untuk membuatmu berkeringat lebih banyak dari biasanya.

Semoga tips di atas bisa bantu kamu atasi bau badan ya!

Related posts
Bayi & Anak-AnakIbu & BayiKesehatan

7 Teether Alami untuk Bayi yang Tumbuh Gigi

Kesehatan

Perbedaan Cardiac Arrest dan Serangan Jantung yang Harus Kamu Tahu

Kesehatan

Ini 10 Tanda Jika Kamu Butuh Me Time

Kesehatan

Ini Kadar Kolesterol Normal untuk HDL, LDL, Total, dan Trigliserida