Bayi & Anak-AnakIbu & BayiKesehatan

Cek Kondisi Bayi Berdasarkan Apgar Score

Apgar Score

Proses kelahiran bayi merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh para orang tua. Baik melakukan persalinan dengan normal maupun operasi caesar, resiko sehabis persalinan pun masih membayangi sang ibu dan juga anak yang baru lahir.

Baca Juga:

Setelah keluar dari rahim ibu, dokter maupun perawat yang membantu persalinan akan melakukan pemeriksaan fisik terhadap si bayi yang biasanya disaksikan oleh ayah si bayi maupun keluarga. Nah, ternyata ada lho teknik yang digunakan dokter untuk mengetahui kondisi bayi yang baru lahir untuk menentukan penanganan selanjutnya; apakah bayi perlu perawatan khusus atau bisa langsung diberikan kepada orang tuanya, yaitu Apgar Score.

Apa itu Apgar Score?

Apgar Score

Apgar Score adalah salah satu penilaian kondisi kesehatan bayi yang sederhana. Yang dapat melakukannya adalah dokter. Dokter biasa menggunakan apgar score untuk memastikan kondisi kesehatan bayi baru lahir secara menyeluruh.

Metode penilaian apgar score ditemukan pertama kali oleh ahli anestesi Amerika bernama Virginia Apgar, sejak tahun 1952. Kata apgar dalam apgar score diambil dari nama belakang penciptanya. Namun dapat diuraikan juga menjadi Appearance (warna kulit), Pulse (denyut jantung), Grimace (refleks gerak), Activity (aktivitas otot), dan Respiration (pernapasan).

Apgar score menilai kondisi kesehatan bayi berdasarkan 5 kriteria tersebut. Cara kerja Apgar score yaitu melihat dan menilai kesehatan bayi di usia 1 menit dan 5 menit usai kelahirannya. Atau pada usia 10, 15, dan 20 menit setelah kelahirannya dalam kasus-kasus tertentu.

Skala penilaian apgar score yaitu 0,1, dan 2. Hasil akhir apgar score didapatkan setelah dokter mengakumulasikan penilaian dari semua kategori yang ada. Jika bayi mendapatkan skor rendah dalam apgar score, berarti bayi tersebut memerlukan perawatan khusus. Bayi disebut sehat jika ia mendapatkan skor tinggi dalam penilaian apgar score.

Kriteria Penilaian Apgar Score Pada Bayi

Apgar Score

Mungkin kamu masih belum paham bagaimana cara kerja apgar score. Dan bagaimana penilaian ini bisa digunakan untuk menilai kondisi kesehatan bayi. Agar kamu lebih mengerti, pemaparan kriteria penilaian apgar score di bawah ini dapat membantumu.

1. Activity (aktivitas otot)

  • Poin 2: Ketika bayi dapat menggerakkan kedua kaki dan tangannya secara spontan usai dilahirkan.
  • Poin 1: Ketika bayi hanya dapat sedikit bergerak usia dilahirkan.
  • Poin 0: Ketika bayi tidak dapat bergerak sama sekali usai dilahirkan.

2. Pulse (denyut jantung)

  • Poin 2: Ketika jantung bayi berdenyut setidaknya 100 kali per menit.
  • Poin 3: Ketika jantung bayi berdenyut kurang dari 100 kali per menit.
  • Poin 0: Ketika jantung bayi tidak berdenyut sama sekali.

3. Appearance (warna kulit)

  • Poin 2: Ketika seluruh kulit di tubuhnya berwarna kemerahan.
  • Poin 1: Ketika kulit tubuh bayi berwarna kemerahan, tapi tangan dan kakinya berwarna kebiruan.
  • Poin 0: Ketika seluruh kulit bayi berwarna kebiruan, keabu-abuan, atau pucat pasi.

4. Grimace (reflek gerak)

  • Poin 2: Ketika bayi menangis, batuk atau bersin, serta menarik diri ketika dokter memberikan rangsangan.
  • Poin 1: Ketika Jika bayi menangis, menangis lemah ketika ketika dokter memberikan rangsangan.
  • Poin 0: Ketika bayi tidak menangis atau bahkan merespons sama sekali ketika dokter memberikan rangsangan.

5. Respiration (pernapasan)

  • Ketika bayi langsung menangis dengan kencang dan kuat setelah dilahirkan.
  • Ketika bayi hanya merintih setelah dilahirkan.
  • Ketika bayi tidak menangis sama sekali alias diam membisu.

Cara Membaca Apgar Score

Apgar Score

Setelah penilaian dilakukan, nilai-nilai dari 5 kategori apgar score dijumlahkan. Yaitu kategori aktivitas otot, denyut jantung, warna kulit, reflek gerak, dan pernapasan. Angka yang muncul dari hasil penjumlahan lima kriteria tersebut lah yang akan menggambarkan kondisi bayi usai dilahirkan. Nantinya dokter akan menggunakan apgar score untuk menilai kondisi kesehatan bayi di menit ke 1 dan menit ke 5.

1. Bayi sehat

Karena hasil penjumlahan dari 5 kategori penilaian, hasil akhir apgar score berkisar antara 0 sampai 10. Bayi yang normal dan sehat akan mendapatkan nilai di atas  7. Artinya bayi tersebut tidak memerlukan prosedur medis yang khusus.

Sebagai informasi, sebagian besar bayi mendapatkan apgar score sebesar 8 atau 10. Tidak banyak yang berhasil mendapatkan skor apgar sebesar 10. Tapi ini tidak masalah kok, bayi masih tergolong sehat dan normal.

Jika bayi mendapatkan skor apgar yang rendah di menit pertama, sebenarnya itu tidak masalah. Apalagi jika bayi dilahirkan secara prematur atau dengan operasi caesar. Maka karena itu dilakukan penilaian skor apgar pada menit ke 5. Bayi yang sehat akan mengalami peningkatan skor di menit ke 5 atau paling tidak mencapai angka 7.

2. Bayi tidak sehat

Apgar score yang rendah bukan berarti menunjukkan bahwa bayi tersebut tidak normal. Hanya saja mungkin bayi kurang sehat. Sehingga bayi selanjutnya memerlukan perawatan medis dari dokter dan tim medis sesegera mungkin.

Ada beberapa tindakan medis yang umumnya akan dilakukan dokter pada bayi dengan apgar score yang rendah. Misalnya melakukan penyedotan lendir atau pemberian oksigen agar bayi bisa bernapas lebih baik. Ini dilakukan untuk segera membantu menstabilkan kondisi kesehatan bayi. Selain itu, dokter mungkin akan melakukan berbagai tindakan lain yang lebih rumit untuk mendorong fungsi organ bayi berjalan lebih optimal.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dokter akan menggunakan apgar score untuk menilai kondisi kesehatan bayi pada menit ke 1 dan menit ke 5. Jika hingga menit ke 5 skor apgar bayi tidak mencapai angka 7, artinya bayi memerlukan perawatan intensif dari dokter. Bisa jadi bayi mengalami gangguan pada organ jantung atau paru-parunya. Karena itu bayi membutuhkan waktu lebih lama dan bantuan dari tim medis untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan barunya.

Perlu diketahui bahwa Apgar Score adalah sebuah metode yang hanya didesain untuk memudahkan dokter dalam menilai kondisi bayi secara menyeluruh setelah ia dilahirkan. Hasil penilaian Apgar Score bukanlah acuan untuk memperkirakan kesehatan, perilaku, atau bahkan kecerdasan bayi di masa depan. Semoga bermanfaat!

Related posts
Kesehatan

Ini 10 Tanda Jika Kamu Butuh Me Time

Kesehatan

Ini Kadar Kolesterol Normal untuk HDL, LDL, Total, dan Trigliserida

Kesehatan

Sempat Dilarang, Kini Obat Ranitidin Boleh Dijual Kembali

Ibu HamilKesehatanWanita

7 Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan