KesehatanPrakonsepsiWanita

Masa Subur Wanita Setelah Haid

masa subur wanita setelah haid

Wanita memiliki satu kelebihan dibandingkan pria, yaitu dapat mendukung pertumbuhan anak sejak dalam kandungan di dalam perut. Walaupun untuk memiliki keturunan, tentu wanita harus berhubungan dengan lawan jenisnya terlebih dahulu.

Baca Juga:

Beberapa wanita sangat menanti-nantikan kehadiran keturunannya. Kalau kamu pun begitu, ada satu tips terbaik untukmu. Ketahui masa subur wanita setelah haid. Proses pembuahan akan lebih cepat terjadi di masa ini.

Pertanda Masa Subur Wanita

masa subur wanita setelah haid

Pertanda masa subur wanita dapat kamu gunakan sebagai indikasi waktu yang tepat untuk segera mendapatkan keturunan.

1. Bercak Kecokelatan dan Cairan Bening

Masa subur wanita juga dapat diketahui secara fisik. Dalam beberapa kesempatan, kamu akan mengeluarkan sedikit bercak kecokelatan yang disertai dengan cairan bening. Bukan penanda kamu akan haid kembali, tapi penanda waktu yang tepat melakukan proses pembuahan.

Bercak cokelat merupakan folikel telur yang lepas dengan sendirinya dalam maksud menyambut proses pembuahan. Sedangkan cairan bening adalah cairan yang berfungsi untuk mempermudah pergerakan sperma dalam rahimmu.

Cairan ini mirip dengan putih telur dan sering diperkirakan keputihan. Tapi jika keluar sekitar hari ke-13 atau 14 setelah haid, itu adalah pertanda masa subur wanita.

2. Nyeri Payudara

Beberapa ciri-ciri masa subur wanita mirip dengan menjelang haid. Yang membedakannya adalah waktunya. Misalnya, jika kamu merasa nyeri payudara setelah masa haid, itu merupakan pertanda bahwa kamu sedang memasuki masa subur.

Memang banyak faktor penyebab nyeri payudara. Selain masuk masa haid dan masa subur, masih ada alasan lain misalnya kelelahan atau tidak memakai bra dengan ukuran yang tepat. Tapi jangan khawatir, rasa nyeri payudara di masa subur tidak berlangsung lama dan tidak terlalu mengganggu.

3. Lebih Bergairah

Pertanda masa subur wanita ini akan dirasakan secara alami. Jika sudah memasuki masanya, kamu akan merasa lebih bergairah. Gairah yang dimaksud adalah gairah untuk berhubungan secara seksual dengan pasanganmu.

Tanpa disadari, gairah seks akan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Kondisi ini bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Karena rasa bergairah adalah rasa alami yang menandakan bahwa kamu siap untuk bereproduksi dan menghasilkan keturunan.

4. Nyeri Bagian Bawah Perut

Nyeri di bagian bawah perut juga bisa digunakan sebagai indikasi memasuki masa subur wanita. Nyeri di perut ini lebih rumit lagi. Nyeri perut bisa juga terjadi karena kamu sedang sakit mag atau sedang menderita penyakit lain. Untuk menilai masa subur wanita, perhatikan juga apakah pertanda lain muncul atau tidak.

Nyeri perut saat memasuki masa subur bukan hal yang berat. Karena hanya berlangsung selama beberapa menit atau beberapa jam saja. Bisa terasa di sebelah kanan ataupun sebelah kiri. Jika rasanya berlebihan, kamu bisa mengonsultasikannya ke dokter karena siapa tahu ini pertanda penyakit.

5. Perut Kembung dan Mual

Seringkali, rasa nyeri di perut juga disertai dengan perut kembung dan mual. Bukan berarti kamu sedang kurang sehat, tapi lagi-lagi bisa jadi kamu sedang memasuki masa subur. Apalagi jika kamu merasa tidak terlalu banyak mengkonsumsi air.

Perut kembung di masa subur terjadi karena retensi air dalam tubuh meningkat, sejalan dengan meningkatnya hormon estrogen dalam tubuh. Karena peningkatan hormon ini bersifat sementara, perut kembung juga hanya dirasakan sesaat. Walaupun disertai dengan rasa mual dan nyeri perut, tidak diperlukan pengobatan secara khusus.

6. Sakit Kepala

Yang agak mengganggu di masa subur wanita setelah haid adalah sakit kepala. Hal ini biasanya terjadi pada wanita yang berumur dewasa. Kamu mungkin mengiranya sebagai tanda bahwa kamu sedang kelelahan dan butuh mengistirahatkan tubuh. Tidak masalah, istirahat akan mengembalikan semangatmu. Tapi jika terjadi 13-14 hari setelah haid, kamu sebenarnya sedang memasuki masa subur.

Rasa sakit di kepala ini terjadi karena meningkatnya produksi hormon kewanitaan. Sakit kepala adalah respon tubuh untuk menyesuaikannya dengan kondisi terbaru. Karena itu, jangan terlalu dianggap sebagai masalah berat ya.

7. Sensitif

Seperti wanita yang sedang hamil, wanita yang memasuki masa subur juga bisa menjadi lebih sensitif. Hal ini misalnya terjadi pada indera penciuman. Indra penciumanmu akan terasa lebih tajam dibandingkan waktu hari-hari biasanya.

Beberapa orang mungkin akan terasa terganggu dengan kondisi ini, jika datang bersamaan dengan rasa mual.

8. Rahim Terbuka dan Lebih Lembut

Organ seksual wanita adalah rahim dengan vagina di bagian terluarnya. Masa subur wanita setelah haid juga ditanda dengan perubahan di bagian intim ini. Vagina akan terasa lebih lembut daripada biasanya. Ini dapat terjadi karena rahim juga sedang dalam keadaan terbuka.

Pada saat berhubungan seksual dengan pasangan, rasanya mungkin akan sedikit sakit. Ini disebabkan vagina juga sedang aktif memproduksi cairan pelumas. Saat berhubungan seksual, organ intimmu ini akan lebih cepat basah daripada biasanya. Tanpa disadari, rasa sakit muncul tapi tidak terlalu mengganggu.

Upaya Lain untuk Mendukung Masa Subur Wanita Setelah Haid

masa subur wanita setelah haid

Mengetahui masa subur saja tidak cukup untuk membuatmu segera memiliki keturunan. Ada hal-hal lain yang perlu kamu perhatikan, misalnya:

1. Pola Hidup Sehat

Tubuh yang sehat adalah kondisi terbaik untuk menghasilkan keturunan. Kamu juga ingin anakmu tumbuh dengan sehat bukan? Karena itu, kamu harus memperhatikan pola hidupmu bersama dengan pasanganmu.

Sebisa mungkin hindari asap rokok dan konsumsi alkohol. Dukung masa subur wanita dengan konsumsi makanan dan minuman bernutrisi. Jangan lupa untuk berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup. Pola hidup sehat akan mendorong tubuhmu memproduksi sel telur dan sperma yang sehat pula.

2. Hindari Stress

Selanjutnya jagalah jiwa dan perasaan tenang dan bahagia. Jauhi pikiran-pikiran yang akan membuatmu stress. Tanpa disadari, stress dapat mempersulit proses kehamilan. Produksi hormon juga ikut terganggu prosesnya.

3. Hubungan Seksual Secara Teratur

Yang tidak kalah penting adalah berhubungan seksual secara teratur. Tidak hanya dilakukan saat masa subur, kamu juga perlu membiasakan tubuhmu dengan proses ini. Alasannya karena mungkin saja kamu salah memperhitungkan masa subur. Yang lain karena hubungan seksual yang teratur akan mendorong produksi sperma yang sehat karena terhindar dari penumpukan.

Beberapa dari kamu mungkin ada yang kesulitan untuk mendapatkan keturunan. Jika kamu sudah melakukan upaya-upaya di atas, selanjutnya kamu dapat berkonsultasi langsung dengan dokter. Karena mungkin ada perlakuan lain yang harus diterapkan pada tubuhmu dan pasanganmu. Semoga bermanfaat!

Related posts
Gaya HidupKebugaranWanita

8 Olahraga untuk Payudara Kencang Alami

KehamilanKesehatanPrakonsepsi

5 Jenis Vaksin Sebelum Menikah yang Disarankan

Kesehatan

10 Manfaat Mandi Pagi untuk Kesehatan Tubuh

KesehatanWanita

Memahami Fase Siklus Menstruasi