KesehatanWanita

Kenali Penyebab Payudara Nyeri dan Cara Mengatasinya

payudara nyeri

Bagi para wanita, kamu pasti cukup sering merasakan nyeri pada payudara kan? Karena termasuk bagian tubuh yang penting, kondisi tidak nyaman di payudara bisa membuat kamu parno mengira sedang mengidap penyakit berat sejenis kanker payudara padahal nyeri ini bisa disebabkan banyak hal.

Baca Juga:

Nyeri payudara memang sering menimbulkan kekhawatiran. Nah daripada kamu panik tanpa alasan, coba lihat dulu yuk mana nih penyebab nyeri yang mungkin jadi sumbernya dalam penjelasan berikut ini!

Berbagai Penyebab Nyeri Payudara

payudara nyeri

1. Salah memilih bra

Nyeri di payudara dapat muncul karena hal yang sederhana. Contohnya hanya karena kamu salah memilih bra. Banyak wanita yang menggunakan bra tapi dengan ukuran yang tidak sesuai dengan yang seharusnya. Bra seperti ini akan memberikan penampilan buruk dan menyebabkan masalah kesehatan.

Ketidakcocokan bra dengan payudaramu dapat memberikan efek nyeri. Ini dapat disebabkan dari bahan bra yang kasar atau kawat yang kurang sempurna. Mungkin kamu memilihnya sembarang atau karena terlihat cantik. Lebih baik, kamu membeli bra yang memberikan rasa nyaman agar payudara tidak merasa nyeri dan menurunkan kondisi kesehatanmu.

2. Kurang berolahraga

Olahraga adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga kesehatan. Jika kamu terlihat lemas, orang biasanya berkomentar sepertinya kamu kurang berolahraga. Hal yang sama juga sering terjadi jika kamu sedang sakit.

Sebenarnya, terlalu banyak berolahraga berpotensi menyebabkan rasa nyeri di payudara. Terutama jika kamu melakukan olahraga yang menekan bagian dada. Tidak menggunakan sport bra saat berolahraga juga memberikan tekanan pada payudara sehingga rasanya sakit.

3. Alergi body lotion

Beberapa orang memiliki respon tubuh yang sensitif. Ketika bersentuhan dengan barang luar seperti body lotion, tubuh seperti memberikan penolakan. Terutama terjadi pada bagian kulit. Tidak terkecuali di bagian dada yang juga diolesi body lotion agar kulitnya menjadi lembap dan halus. Bahkan penggunaanya dapat menyebabkan dermatitis atau eksem.

Penolakan pada body lotion atau bahan kosmetik serupa ini bisa disebut alergi. Alergi selanjutnya menyebabkan kulit berwarna kemerahan.  Jika parah, akan timbul rasa nyeri di payudara karena bengkak dan infeksi. Kamu harus segera hentikan pemakaiannya untuk menghentikan alergi itu.

4. Hamil

Tubuh wanita yang hamil melakukan penyesuaian dengan kebutuhannya merawat anak di masa depan. Payudara menjalani prosesnya untuk bersiap menyediakan ASI. Ukurannya akan berubah menjadi lebih besar dan massanya pun lebih berat. Payudara nyeri dan sensitif juga seringkali terjadi saat kehamilan. diiringi dengan keluarnya cairan berwarna kekuningan dari putting.

5. Infeksi

Berkaitan dengan anak, payudara nyeri tidak hanya terjadi pada wanita yang sedang hamil. Rasa sakit ini dapat juga terjadi setelah seorang Ibu melahirkan anaknya. Payudara seharusnya menghasilkan ASI untuk anak. Tapi beberapa orang mengalami masalah penyumbatan pada kelenjar susu atau keringat, jaringan rambut yang tidak mengalami penumbuhan, atau infeksi karena bakteri di payudara.

6. Menyusui

Rasa nyeri di payudara juga dapat terjadi karena menyusui. Misalnya karena kamu diberkahi dengan produksi ASI yang sangat besar, tapi tidak tersalurkan dengan baik sehingga terjadi pembengkakan yang menyebabkan rasa nyeri. Untuk menghindarinya, kamu bisa memompa ASI tanpa menunggu bayi lapar dan menyimpannya di kulkas.

Payudara nyeri saat menyusui juga dapat terjadi karena Ibu mengalami mastitis atau peradangan. Infeksi jamur yang terjadi pada bayi kemudian menyalurkannya ke saluran susu di payudara. Kemudian karena ketidakmampuan bayi menggerakkan lidah dan mulut dengan baik akibat kelainan bawaan tongue-tie. Atau saat bayimu sudah tumbuh gigi sehingga saat menyusui bayi menggigit-gigit.

7. Konsumsi Pil KB

Konsumsi pil KB memicu peningkatan produksi hormon estrogen dalam tubuh. Hal ini berdampak pada payudara yang menjadi lebih lembek dan lebih sensitif daripada biasanya, atau bahkan terjadi pembengkakan. Tidak jarang wanita merasa nyeri di payudara karena itu. Jika ini terjadi, cobalah mengkonsultasikannya dengan dokter.

8. Luka trauma

Pernah mengalami luka trauma? Pada payudara, luka trauma dapat terjadi ketika sabuk pengaman mobil terlalu kencang atau hal-hal lain yang memberikan penekanan berlebihan pada tubuh di bagian dada. Hal ini berpotensi menimbulkan rasa nyeri di payudara. Tapi biasanya hanya berlangsung sebentar. Jadi jika rasa itu tidak cepat menghilang, cobalah untuk konsultasi ke dokter ya.

9. Menstruasi

Penyebab payudara nyeri yang satu ini paling umum terjadi. Wanita sering mengeluhkan rasa nyeri di payudara ketika sedang menstruasi. Kondisi ini termasuk kondisi yang normal terjadi. Hormon estrogen dan progesteron sedang mengalami peningkatan. Apalagi jika kamu mengkonsumsi obat pereda nyeri saat menstruasi.

10. Sensitif pada kopi dan cokelat

Yang satu ini mungkin tidak terduga. Beberapa orang memberikan respon yang sensitif terhadap konsumsi kopi dan cokelat. Kopi dan cokelat yang mengandung kafein dapat menstimulasi pembengkakan di bagian payudara, melalui pembuluh kecil di sekitarnya. Jika hanya karena ini, kamu cukup menanganinya dengan mengurangi konsumsi cokelat dan kopi.

11. Kanker payudara

Jika terdapat benjolan di payudara, putting mengalami perubahan warna, atau cairan keluar dari puting, mungkin kamu terkena kanker payudara. Penyakit ini juga ditandai dengan rasa nyeri di sekitarnya. Saat ini terjadi, kamu harus waspada dan segera mengkonsultasikannya dengan dokter yang tepat. Karena kanker perlu dideteksi sejak dini agar dapat mendapatkan penanganan yang khusus.

Cara Mengatasi Payudara Nyeri

payudara nyeri

Payudara nyeri membuatmu merasa tidak nyaman dan terganggu. Dokter dapat membantumu, tapi sebelum itu ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasinya.

  • Menggunakan bra tanpa kawat, agak longgar agar sirkulasi udara di payudara lancar, dan berbahan katun.
  • Membersihkan puting dengan hanya menggunakan air. Sebenarnya lebih baik kamu menghindari penggunaan sabun karena kandungan zat di dalamnya dapat membuat kulit menjadi lebih kering.
  • Sebelum memakai bra, pastikan permukaan puting kering.
  • Jika bagian puting di payudaramu berdarah dan pecah-pecah, kamu dapat coba oleskan dengan petroleum jelly.
  • Mengompres payudara dengan air hangat. Jika kamu sedang menyusui, ini bisa dilakukan sebelumnya. Sesudah menyusui, gunakan handuk dingin atau daun kubis putih untuk mengkompresnya, agar pembengkakan berangsur berkurang.
  • Cari posisi yang nyaman saat menyusui.
  • Oleskan obat anti jamur jika kamu atau bayi mengalami infeksi jamur.
  • Beristirahat yang cukup dan minum air putih sebanyak-banyaknya, jika penyebab payudara nyeri adalah infeksi bakteri patogen.
  • Memijat-mijat payudara secara perlahan, dan dapat dilakukan dengan menambahkan minyak kayu putih atau minyak zaitun. Nyeri di payudara bisa saja terjadi karena otot terlalu tegang. Pijatan akan membuatnya lebih rileks.

Rasa nyeri di payudara dapat terjadi karena hal-hal sederhana atau justru berperan sebagai penanda kanker payudara. Karena itu, jika rasa nyeri muncul kamu perlu mempelajarinya dengan baik, mengaitkan dengan beberapa kemungkinan gejala penyebabnya. Tapi rutin mengkonsultasikan kesehatan payudaramu pada dokter juga disarankan lho!

Related posts
GigiKesehatan

Obat Sakit Gigi Berlubang di Apotek untuk Pereda Nyeri Sementara

Kesehatan

Kontroversi Obat Asam Lambung Ranitidin yang Harus Kamu Tahu

Diet & NutrisiKesehatan

9 Manfaat Buah Duku untuk Kesehatan dan Kecantikan

Kesehatan

10 Manfaat Minum Air Lemon untuk Kesehatan