Penyakit A-Z

Angin Duduk: Bahaya, Gejala dan Cara Mengobati

angin duduk

Angin duduk adalah satu kondisi di mana jantung terasa sakit akibat tidak cukup menerima oksigen dalam aliran darah.

Biasanya penyakit yang disebut dengan nama angina ini menyerang ketika seseorang sedang beraktivitas. Aktivitas membuat jantung bekerja lebih keras. Saat bekerja keras, otot jantung membutuhkan asupan oksigen yang cukup. Penyumbatan pembuluh darah dapat menyebabkan asupan oksigen yang dibutuhkan itu menjadi terhambat.

Baca Juga:

Jadi, sesungguhnya, penyakit ini berbeda dengan masuk angin. Karenanya, tidak dapat diobati dengan cara dikerok. Ini merupakan kesalahpahaman umum yang sebaiknya kamu hindari.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai bahaya, penyebab, gejala, dan pengobatan angin duduk, simak terus artikel ini.

Bahaya Angin Duduk

Penyakit angin duduk dapat menyerang seseorang secara tiba-tiba, tidak peduli laki-laki atau perempuan, tua atau muda. Namun, berdasarkan apa yang sering terjadi, penyakit ini lebih banyak menyerang orang-orang yang di atas 40 tahun.

Apakah penyakit angin duduk ini berbahaya?

Jawabannya, penyakit ini bisa berbahaya ketika ia berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius, seperti gangguan jantung. Jika penyumbatan pada pembuluh koroner tidak diatasi, maka seseorang dapat mengalami gangguan pada kinerja jantungnya. Dalam tingkat yang buruk, penyakit ini bisa menyebabkan kematian.

Mengingat bahayanya risiko yang dapat ditimbulkan penyakit ini, kamu perlu mewaspadai gejala-gejala kemunculannya.

Gejala Angin Duduk

angin duduk

Di bawah ini beberapa gejala yang menandai kemunculan penyakit satu ini.

1. Rasa nyeri di bagian dada yang menjalar ke bagian tubuh lain

Ini merupakan gejala paling umum yang dialami saat penyakit ini menyerang seseorang. Rasa nyeri pada bagian dada lambat laun menjalar ke leher, pundak, rahang, punggung, lengan. Selain itu, rasa nyeri ini juga membuat penderitanya mengalami sesak nafas.

2. Tubuh berkeringat hebat

Ciri selanjutnya dari penyakit ini adalah penderitanya mengeluarkan keringat dingin. Keringat dingin ini keluar dalam jumlah banyak. Jika kamu mengalami gejala yang satu ini, jangan sepelekan. Segeralah mencari pertolongan medis.

3. Mual

Mual menjadi ciri selanjutnya dari kemunculan penyakit angina. Penderitanya merasa tidak nyaman di bagian lambung. Dan, dalam beberapa kasus, rasa mual ini bisa sampai menyebabkan muntah.

4. Gelisah

Tanda selanjutnya adalah rasa gelisah yang dialami penderita. Ketidaknyamanan pada bagian-bagian tubuh seperti dada, punggung, leher, serta rasa mual menyebabkan orang yang sedang mengalami angin duduk gelisah. Rasa gelisah ini diperparah dengan rasa lelah yang mendera tubuh penderita.

5. Kelelahan

Kurangnya pasokan oksigen ke jantung membuat kinerja jantung melemah. Kondisi jantung yang melemah ini membuat tubuh seseorang menjadi lesu dan kehilangan energi. Makanya, orang-orang yang mengalami serangan angina sering kelelahan bahkan pingsan.

Penyebab Angin Duduk

angin duduk

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, angina disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah sehingga kebutuhan oksigen di dalam otot jantung tidak tercukupi. Lebih lanjutnya, ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang lebih rentan mengalami kondisi tersebut.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang membuat seseorang dapat mengalami angina:

1. Tingginya kadar kolesterol

Kolesterol tinggi merupakan musuh utama sistem peredaran darah. Itulah sebabnya orang yang kadar kolesterol di tubuhnya tinggi lebih rawan terserang angina. TImbunan kolesterol dapat menghambat aliran darah yang masuk ke jantung.

2. Tekanan darah tinggi

Darah tinggi juga dapat membuat seseorang rentan terserang penyakit ini. Tekanan darah yang tidak teratur, sesungguhnya, bisa menyebabkan banyak penyakit. Untuk itu, cobalah pertahankan tekanan darah normal.

3. Diabetes

Diabetes adalah faktor selanjutnya yang mendorong terjadinya angina. Tingginya kadar gula dalam darah dapat menyebabkan jantung kekurangan asupan oksigen.

4. Obesitas

Penyakit angina juga dapat menyerang seseorang dengan kelebihan berat badan. Timbunan lemak yang berlebih di dalam tubuh dapat memberatkan kerja jantung. Itulah sebabnya kamu harus mengontrol angka pada timbanganmu.

5. Orang dengan riwayat penyakit jantung

Orang yang berasal dari orangtua yang memiliki riwayat mengidap penyakit jantung juga merupakan orang yang rentan terserang penyakit ini. Meski tidak selalu terjadi pada semua kasus, orang dengan riwayat keluarga pengidap gangguan jantung perlu mencegah penyakit ini dengan mengontrol gaya hidup dan kesehatannya secara teratur.

Cara Mengobati Angin Duduk

angin duduk

Banyak salah kaprah terjadi bahwa angina bisa diobati dengan cara mengerok punggung penderitanya sebagaimana yang biasa dilakukan saat seseorang masuk angin. Padahal, keduanya merupakan kondisi yang berbeda, dan tidak dapat ditangani dengan cara yang sama.

Untuk orang yang terserang angin duduk, disarankan untuk berhenti dari aktivitasnya dan segera beristirahat sebentar. Biasanya, angin duduk akan hilang sendirinya setelah lima menit berselang. Namun, apabila tidak ada tanda-tanda membaik, kamu perlu segera meminta pertolongan medis untuk mencegah kemungkinan komplikasi lebih jauh.

Dokter, pada umumnya, akan melakukan diagnosis terhadap keluhan. Tujuannya adalah untuk mengetahui lebih jelas penyebab kondisi yang dialami pasien. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dokter untuk mendiagnosis:

  • Rontgen, untuk melihat kondisi internal di dalam dada pasien
  • Angiografi koroner, untuk melihat bagian arteri koroner menggunakan bantuan sinar-X khusus
  • Tes darah, untuk mengetahui kadar gula, kolesterol, dan protein dalam darah
  • Elektrokardiogram, untuk mencatat aktivitas jantung dan melihat apakah jantung kekurangan oksigen
  • Tes stress, untuk melihat tekanan darah pasien

Setelah penyebab kondisi pasien diketahui positif akibat angina, dokter dapat memberikan beberapa jenis obat seperti antikoagulan, obat antiplatelet, ACE inhibitors, angiotensin receptor.

Cara Mencegah Angin Duduk

angin duduk

Angin duduk merupakan penyakit yang sebetulnya bisa dicegah. Caranya adalah dengan memulai gaya hidup sehat. Kamu bisa menerapkan pola hidup di bawah ini agar kesehatan jantungmu tetap terjaga:

  • Mengontrol tekanan darah dengan menghindari stress
  • Mengurangi makanan tinggi kolesterol
  • Rutin berolahraga
  • Menjaga berat badan ideal
  • Megontrol kandungan gula darah
  • Hindari rokok dan konsumsi alkohol berlebihan
Related posts
Penyakit A-Z

Demam Tifoid; Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Penyakit Paru-Paru Obstruktif: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Penyakit A-Z

Stroke: Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Sakit Kepala Belakang, Ketahui Penyebabnya!