Penyakit A-Z

Bronkitis: Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Bronkitis

Bronkitis adalah penyakit peradangan yang menyerang saluran utama pernafasan. Saluran yang bernama bronkus ini berfungsi sebagai pembawa udara dari dan ke paru-paru. Gangguan peradangan ini biasanya menyebabkan penderitanya mengalami batuk dalam kurun waktu tertentu.

Penyakit ini bisa dibagi ke dalam dua tingkatan berikut:

1. Bronkitis akut

Bronkitis akut biasanya ditandai dengan batuk selama seminggu atau sepuluh hari. Setelah itu, frekuensi dan intensitas batuk berkurang dan penderitanya mulai merasakan lega di saluran pernafasannya. Jenis yang pertama ini umumnya dialami oleh anak-anak di bawah usia 5 tahun.

2. Bronkitis kronis

Bronkitis yang satu ini kerap dilanda oleh orang-orang lansia di atas 40 tahun. Kurun waktu gejala yang muncul bisa berlangsung selama tiga bulan atau lebih. Jenis yang satu ini biasanya merupakan pertanda kerusakan paru-paru yang lebih parah.

Penyebab Bronkitis

Bronkitis

Faktor paling utama yang menjadi penyebab seseorang menderita bronkitis adalah infeksi virus. Virus yang masuk melalui udara ke saluran pernafasan menyebabkan iritasi pada bronkus. Bronkus yang telah teriritasi mengeluarkan lendir lebih banyak. Efeknya, bronkus menjadi tersumbat.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan infeksi virus tersebut, di antaranya:

1. Terpapar polusi

Udara kotor yang bertebaran di jalan masuk ke dalam saluran pernafasan kita melalui hidung. Ini lumrah terjadi di tengah banjir kendaraan dan timbunan limbah di kota besar. Untuk mengurangi risiko paparan pousi udara, sangat disarankan untuk menggunakan masker wajah setiap berpergian.

2. Merokok

Rokok yang diisap mampu merusak rambut silia, yaitu bulu-bulu kecil di paru-paru. Bulu-bulu kecil ini berfungsi untuk menyaring kotoran yang masuk, baik itu debu atau kelebihan lendir. Itulah sebabnya, perokok rentan mengalami penyakit ini.

Untuk melindungi saluran pernafasanmu dari risiko penyakit ini, kamu perlu mencermati dua faktor di atas. Pastikan dirimu terlindung dari paparan polusi udara, dan usahakan untuk berhenti merokok. Namun, tidak hanya itu. Berhubung bronkitis adalah penyakit menular, maka kamu juga perlu untuk memperhatikan cara-cara penularannya.

Baca Juga:

Salah satu penyebab menularnya penyakit ini adalah cipratan air dari bersin atau batuknya penderita bronkitis. Virus menempel pada droplet, yaitu cipratan air tersebut, dan bisa berpindah apabila mendapat celah untuk masuk ke saluran pernafasanmu.

Bukan hanya droplet, lendir dari penderita pun dapat menyebabkan kamu mengalami penyakit yang sama. Namun, virus yang masuk ke tubuhmu bisa dihalau apabila kamu memiliki daya tahan tubuh yang bagus. Jadi, apabila kondisi tubuh sedang tidak fit, jangan berdekatan dengan orang yang sedang mengalami penyakit ini.

Gejala Bronkitis

Bronkitis

Sama seperti penyakit lainnya, bronkitis juga ditandai dengan beberapa gejala. Di bawah ini, merupakan gejala-gejala yang umumnya dirasakan oleh orang yang menderita penyakit tersebut:

  • Batuk dengan intensitas tinggi dalam kurun waktu satu minggu hingga tiga bulan, kadang disertai lendir berwarna hijau atau abu-abu
  • Dada terasa sesak
  • Nafas lebih pendek
  • Suara berdesis tiap kali bernafas
  • Demam dan merasa lemas
  • Lendir mengalir terus dari hidung
  • Tenggorokan terasa perih dan tidak kunjung hilang

Jika kamu merasakan gejala-gejala di atas dalam waktu yang cukup lama, maka kamu perlu mewaspadai kondisi tubuhmu. Segera periksakan kesehatanmu ke dokter apabila dirasa butuh.

Pengobatan Penyakit Bronkitis

Bronkitis

Bronkitis akut biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring melemahnya virus di dalam tubuh penderita. Namun, untuk kasus yang lebih berat, memerlukan penanganan serius tenaga medis.

Pertama-tama, dokter akan melakukan diagnosis atas kondisi pasien. Ada beberapa cara yang mungkin dilakukan dokter dalam tahap ini. Di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Pemeriksaan sinar X
  • Mengecek kadar oksigen dalam darah pasien
  • Tes darah
  • Memeriksa kondisi paru-paru pasien

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter mungkin akan melakukan beberapa tindakan pengobatan. Jenisnya tergantung pada kondisi penyakitnya sendiri.

Tips Mempercepat Penyembuhan Bronkitis

Bronkitis

Untuk membantu pemulihan tubuh dari penyakit ini, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan secara mandiri. Tips-tips di bawah ini dapat meredakan peradangan, sekaligus menghambat semakin parahnya penyakit yang diderita.

1. Minum air putih

Minum air putih yang banyak merupakan salah satu cara mengurangi jumlah lendir pada saluran pernafasanmu. Cobalah untuk rutin meminum 8 gelas air per hari. Tujuannya adalah agar lendir dapat dikeluarkan dengan lancar.

2. Istirahat yang cukup

Selain melalui pengobatan rutin, kamu juga bisa memulihkan kondisimu dengan memperbanyak waktu istirahat. Peradangan saluran pernafasan membuat penderitanya kesulitan bernafas, alhasil dibutuhkan semakin banyak tenaga untuk beraktivitas. Makanya, istirahat yang cukup sangat dianjurkan untuk membantu mempercepat proses penyembuhan.

3. Gunakan air humidifier dan purifier di dalam ruangan

Udara bersih adalah kunci penyembuhan bronkitis yang cepat. Sebaiknya kamu memanfaatkan air humidifier dan purifier untuk memastikan udara di dalam ruanganmu tidak kering dan kotor. Jangan lupa juga untuk rutin membersihkan ruangan dari debu yang bertumpuk. Apabila kamu beraktivitas di luar ruangan, kenakan masker yang bersih untuk melindungi saluran pernafasan.

4. Kurangi kebiasaan merokok

Seperti yang sudah dijelaskan, merokok merupakan penyumbang risiko penyakit yang satu ini. Untuk mencegah atau memulihkan kondisi sehabis sakit, usahakan untuk mengurangi atau bahkan berhenti merokok. Asap yang dihisap dari pembakaran rokok akan membuat bronkus berlendir dan pada akhirnya mengganggu pernafasanmu.

5. Memakai alat makan dan minum yang bersih

Alat makan dan minum bisa jadi perantara penyebaran virus. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menjaga kebersihannya. Ada baiknya untuk menggunakan alat makan khusus untuk dirimu sendiri, seperti piring atau gelas. Hal ini berguna untuk mengurangi risiko penularan bronkitis dari seseorang yang tengah mengalaminya.

Related posts
Penyakit A-Z

Asma: Gejala, Penyebab dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Kenali Faktor Pemicu dan Gejala Kanker Paru-paru

Penyakit A-Z

Hernia; Jenis, Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Penyakit A-Z

Wasir (Ambeien): Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati