Bayi & Anak-AnakPenyakit A-Z

Flu Singapura: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

flu singapura

Bukan hal yang aneh lagi jika para orangtua sangat memerhatikan kesehatan anak untuk menghindari berbagai penyakit serius yang sering menyerang anak-anak. Salah satu penyakit anak-anak yang sering terdengar belakangan ini adalah flu Singapura.

Baca Juga:

Penyakit yang satu ini sering membuat orangtua was-wasan. Bagi kamu yang baru saja menjadi orang tua atau sedang mencari info mengenai penyakit ini, yuk kenal lebih jauh soal flu Singapura bersama Okadoc Indonesia di sini!

Apa Itu Flu Singapura?

flu singapura

Flu Singapura adalah penyakit menular yang sering menyerang anak-anak, kira-kira pada rentang usianya 2 sampai 5 tahun. Walaupun sering menyerang anak-anak, tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga mengalami penyakit ini.

Penyakit ini paling utama ditandai dengan ruam di bagian tangan dan kaki, serta sakit di bagian mulut. Tapi sebenarnya flu Singapura ini tidak termasuk penyakit yang berbahaya.Tapi dalam kasus yang langka, flu Singapura dapat menimbulkan komplikasi misalnya polio, meningitis, dan kematian.

Flu Singapura juga dikenal sebagai penyakit kaki, tangan, dan mulut atau hand-foot-and-mouth-disease. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang memicu infeksi menular dalam tubuh. Karena penyebabnya virus, untuk menghindari sakit ini sebaiknya kamu tidak menggunakan peralatan makan, handuk, atau barang lainnya secara bersama-sama. Tujuannya untuk menghindari kontaminasi air liur yang bisa menularkan penyakit ini.

Gejala Flu Singapura

flu singapura

Virus dari flu Singapura mengalami masa inkubasi selama 3 sampai 7 hari. Pada masa itu, gejala-gejala yang muncul di antaranya:

  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Ruam merah di telapak kaki, telapak tangan, atau bagian pantat. Terkadang ruam ini disertai dengan cairan dan melepuh pada kulit.
  • Batuk
  • Hilangnya nafsu makan
  • Muncul sariawan di lidah, gusi, dan pipi.
  • Nyeri di perut
  • Muntah

Kalau dijelaskan kira-kira seperti ini. Tanda yang muncul pada hari pertama dan kedua biasanya adalah demam, sakit tenggorokan, dan sariawan. Tubuh menjadi terasa lemah dan sulit untuk menelan makanan, sehingga nafsu makan menghilang. Sakit tenggorokan ini disebabkan adanya peradangan hebat di bagian tenggorokan dan mukosa mulut.

Pada 1 sampai 2 hari berikutnya, akan muncul ruam kemerahan di kaki, tangan, dan pantat. Mulainya ruam kemerahan hanya berupa bercak yang datar. Kemudian pada hari-hari berikutnya, ruam jadi mengkilap namun tidak gatal. Lalu berisi cairan dan melepuh.

Biasanya flu Singapura akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7 hari. Tapi jika setelah 1 minggu penderita tidak semakin membaik, atau bahkan mengalami dehidrasi, kamu perlu mengunjungi dokter secepatnya.

Penyebab Flu Singapura

flu singapura

Flu Singapura disebabkan oleh virus bernama RNA. Diantaranya virus Coxsackie A, Coxsackie B, Enterovirus, dan Echovirus. Namun yang paling sering menyebabkan flu Singapura ini muncul serangan dari virus Coxsackie A16. Sedangkan virus yang menyebabkan komplikasi serius bahkan kematian adalah Enterovirus 71.

Seperti halnya penyakit yang disebabkan oleh virus lainnya, flu Singapura juga tersebar dengan proses penularan. Virus ini dapat tersebar melalui bersin, tinja, cairan dari ekskreta atau vesikel. Artinya penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dan tidak langsung.

Uniknya, jika kamu sudah pernah mengalami penyakit flu Singapura ini, kamu tidak akan mengalaminya lagi di kemudian hari. Hal ini serupa dengan penyakit cacar air. Alasannya karena tubuh secara otomatis akan membentuk kekebalan dari penyakit yang sama. Akan tetapi ini hanya berlaku pada virus dengan strain atau jenis yang sama.

Cara Mengobati Flu Singapura

flu singapura

Karena flu Singapura termasuk penyakit ringan, kamu bisa melakukan pengobatan sendiri di rumah. Berkonsultasi dengan dokter tetap diperlukan dan dianjurkan apalagi jika anak terkena penyakit ini. Beberapa cara pengobatan yang dapat kamu lakukan di rumah, di antaranya:

  • Memberikan obat paracetamol atau ibuprofen. Obat ini berkhasiat untuk menurunkan demam di tubuh dan meredakan rasa nyeri.
  • Pastikan kamu atau anakmu istirahat dengan sangat baik di rumah.
  • Jaga kandungan air dalam tubuh dengan rutin meminum banyak air putih. Hal ini dapat membantu penderita flu singapura mengurangi rasa sakitnya di tenggorokan
  • Jangan memberikan makanan dengan rasa yang ekstrim, seperti asam dan pedas. Jenis ini akan membuat tenggorokan terasa semakin sakit.
  • Berikan atau konsumsi makanan-makanan yang bertekstur lembut agar mudah ditelan. Contohnya bubur atau sup.
  • Untuk menghindari penularan penyakit flu Singapura dan untuk menjaga kesehatan tubuh penderita, kamu harus menjaga kebersihan. Hal yang paling sederhana untuk dilakukan adalah mencuci tanganmu atau tangan anakmu, setiap selesai dan akan beraktivitas.
  • Jika terjadi gatal-gatal pada ruam dan muncul bintil-bintil air, oleskan krim anti gatal.
  • Biasakan atau ajari penderita penyakit flu singapura untuk tidak berbagai peralatan makanan yang sama dengan orang lain. Karena bisa jadi sebenarnya kita sudah akan sembuh, tetapi terserang lagi melalui orang lain.

Pada dasarnya, mengobati penyakit flu Singapura itu sederhana. Akan dibutuhkan bantuan dari dokter jika dalam seminggu kondisi tubuh justru semakin memburuk. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, hal ini dikhawatirkan akan memicu komplikasi di bagian tubuh lain atau bahkan menyebabkan kematian.

Memang flu Singapura terasa lebih berat dibandingkan flu lainnya. Bukan hanya tubuh melemah, batuk, atau pilek, pada penyakit ini timbul ruam-ruam di tubuh. Ruam kemerahan ini yang membuat penderitanya sulit beraktivitas. Tapi semoga setelah penjelasan mengenai flu Singapura ini tubuhmu atau anakmu lekas sehat kembali ya.

Related posts
Penyakit A-Z

12 Faktor Risiko Penyebab Kanker Payudara yang Bisa Dihindari

Bayi & Anak-AnakIbu & BayiKesehatan

7 Etika Menjenguk Bayi yang Baru Lahir

Penyakit A-Z

Penyakit ISPA di Tengah Polusi Udara

Penyakit A-Z

Penyakit Lupus: Pengertian, Gejala dan Penyebabnya